Sering Macet... Warga Mengeluh, Dishub Kota Serang Dorong Pembuatan JPO
0 menit baca
Bantenekspose.com - Sepanjang ruasa Jalan Raya Jakarta Km.
4, Pakupatan, Kota Serang, tepatnya di depan Kampus Universitas Sultan Ageng
Tirtayasa (Untirta) Banten, sering terjadi kemacetan pada siang atau sore hari.
Tak hanya itu, kecelakaan pun sering terjadi di jalur tersebut.
Rosyid, mahasiswa Kota Serang mengatakan, memang betul disepanjang
jalan tersebut seringkali terjadi kemacetan, apalagi pada siang hari atau sore
harinya. Karena waktu-waktu itulah sangat rentan, waktunya keluar masuk para
mahasiswa, selain itu juga masih semrautanya penertiban terhadap angkutan umum
yang mencari penumpang (ngetem).
Menurut dia, padahal dijalan tersebut dilarang untuk
menurunkan atau menaikan penumpang, disepanjang itu juga kan sudah dipasang rambu-rambu
lalu lintas, seperti dilarang parkir.
"Ya, saya berharap kepada pemerintah agar segera
memberikan solusi yang tepat, seperti dibuatkannya JPO (Jalur penyebrangan
orang) dan jalur khusus serta pengawasan dari yang berwenang lebih ditingkatkan
lagi," kata dia kepada bantenekspose.com, saat ditemui di Kota Serang,
Kamis (5/4/18).
Sementara, Kepala Bidang Dalops dan Rekayasa Lalu Lintas
Angkutan Umum - Dishub Kota Serang, Harunajaya memaparkan, memang jalan
tersebut adalah jalan nasional. Dia mengakui, namun pihaknya sudah pernah
menyampaikan ke pemerintah provinsi maupun ke kementrian supaya dibuatkannya
jembatan penyebrangan orang (JPO). Sehingga bagi mahasiswa khususnya mahasiswa
Untirta yang mau melaksanakan kegiatan di kampus, terutama yang parkirnya
diseberang jalan supaya tidak melalui jalan raya tetapi melalui jalur jembatan
tersebut.
"Dengan demikian, bisa menekan angka kemacetan dan
kecelakaan lalu lintas disekitar jalan kampus Untirta," kata Heru.
Menurut Heru, Kota Serang ini dari hari ke hari, dari minggu
ke minggu, dari bulan ke bulan makin padat arus kendaraan, penduduk makin
bertambah. Maka diperlukan fasilitas pendukung dalam rangka untuk memberikan
kenyamanan terhadap masyarakat, paling tidak bisa terhindar dari kemacetan dan
kecelakaan yang terjadi di jalan raya.
"Saya pikir dengan adanya JPO, rambu-rambu yang ada.
Saya pikir ini semua bisa menurunkan angka kecelakaan dan kemacetan,"
terangnya.
Heru menambahkan, pihaknya telah menempatkan petugas
disekitar jalur tersebut, dan telah melakukan koordinasi dengan pihak kampus
Untirta. Menurutnya, jalur tersebut adalah tempat keluar masuknya kendaraan
dari kampus Untirta, sehingga mengakibatkan lambatnya laju kendaraan.
"Terutama bus-bus yang sering berhenti disitu, nah ini
salah satu penyebab kemacetan jalur yang ada disekitar Untirta," tutupnya.
Naskah: emde
Foto: istimewa
