Posko Relawan Kolom Kosong Resmi Dibentuk
0 menit baca
Bantenekspose.com - Posko
relawan kolom kosong atau barisan juang kolom kosong (Baju Koko) resmi
dibentuk, di Jalan Siliwangi Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
Dikatakan Ahmad Hakiki Hakim, saat ini eksistensi komunitas
masyarakat yang tergabung dalam BAJUKOKO (Barisan Juang Kolom Kosong) terus
melakukan pergerakan dan sosialisasi pemenangan Kolom Kosong. Kenapa
"Kolom Kosong" ada?
"Yaitu untuk menampung aspirasi politik warga yang
tidak sejalan dengan aspirasi partai politik ataupun sebagai alternatif pilihan
lain selain kolom yang ada fotonya (kolom nu aya foto an)," kata Panglima
BAJUKOKO, melalui pesan WhatsApp, Jum'at (27/4/18).
Ahmad Hakiki Hakim alias Kiki menjelaskan, Baju Koko
merupakan perkumpulan atau komunitas warga Lebak yang tidak berbadan hukum,
selain fokus untuk pemenangan Kolom Kosong dalam Pemilihan Bupati dan Wakil
Bupati Lebak.
"Baju Koko akan didaftarkan ke KPU Kabupaten Lebak
untuk menjadi lembaga pemantau dengan basis jaringan di tingkat Kecamatan, dan desa
se Kabupaten Lebak," jelasnya.
Sementara, Sekjen Baju Koko, Sopiyan menuturkan, walaupun
belum diatur terkait kampanye Kolom Kosong, namun secara konstitusi bahwa
mencoblos Kolom Kosong itu sah.
"Kami berharap bahwa adanya posko tim sebagai relawan
pemenangan kolom kosong yang tergabung dalam Baju Koko ini, akan lebih
memudahkan untuk konsolidasi dan membangun komunikasi dengan anggota atau
jaringan di tiap kecamatan dan desa, semua kegiatan akan dipusatkan di posko
ini" ungkap Sopiyan S. AP Sekjen BAJUKOKO kepada wartawan.
Kendati demikian, Sopiyan menegaskan, bahwa Baju Koko di
bulan Mei 2018 akan memaksimalkan sosialisasi ke masyarakat luas, bahkan
diadakan kegiatan gebyar di empat titik wilayah perkotaan, selatan, ytara dan
tengah.
"Target di bulan
Juni menjelang Hari H Pencoblosan akan dibentuk 1000 orang relawan untuk
ditugaskan di 1000 TPS yang tersebar di Kabupaten Lebak," tegasnya. (Emde)
