ICW: Dugaan Politik Uang di Banten Masih Tinggi
0 menit baca
Bantenekspose.com - Berkaca pada pemilu-pemilu sebelumnya,
baik pilkada, pileg maupun pilpres, persoalan politik uang belum bisa
dibendung, bahkan persoalan yang terbesar di Banten adalah politik uang (money
politik).
"Politik uang masih masif di Banten," kata Almas
Sjafrina, peneliti korupsi politik Indonesian Corruptiont Watch (ICW), kepada
awak media seusai menjadi pemateri kegiatan diskusi publik bertajuk
"penyelewengan uang negara untuk Negara," di Kota Serang, Rabu
(4/4/18).
Almas berharap kedepan agar ada pendidikan politik
masyarakat yang lebih masif lagi. Kata dia apa bahaya dari politik uang itu
sendiri? Kemudian, masyarakat juga perlu tahu bahwa sekarang sudah ada regulasi
baru, bukan hanya pelaku politik uagnya yang dikenai sanksi tapi penerimanya
juga akan dikenakan sanksi.
"Nah ini perlu diinformasikan kepada masyarakat agar
politik uang tidak lagi menjadi suatu hal aneh sangat masif dan ditoleransi
oleh masyarakat itu sendiri," ujarnya.
Menurut dia, dugaan angka politik uang di Banten ini dari
pemilu ke pemilu masih tinggi. "Dulu sih kita ada temuan di pemilu
sebelumnya, tapi kalau untuk pilkada saat ini belum ada," katanya.
Memang tak hanya di Banten saja sikap kerentanannya sama
seperti di daerah lain. Problemnya adalah calon atau peserta pemilu itu sendiri
tidak memiliki dana (cost) politik yang cukup untuk menutupi kebutuhannya.
"Maka salah satu uang yang disalah gunakan adalah uang
dari negara baik APBN maupun APBD,"
pungkasnya. (emde)
