NEWS

Pilkada Lebak 2018, Tim BajuKoko Wilayah Selatan Terbentuk


Bantenekspose.com – Pilkada Lebak 2018, walaupun hanya diikuti satu pasangan calon (paslon), namun tidak membuat dinamika demokrasi di Lebak terhenti. Setidaknya, perlawanan paslon independen CS-DS belum berhenti. Demikian pula dengan keberadaan kelompok Barisan Juang Kolom Kosong (BajuKoko) terus bergerak.

Informasi yang diterima Bantenekspose.com, melalui rilis tim BajuKoko, menyebutkan hari ini, Ahad (03/03), pengurus BajuKoko sudah mengukuhkan Tim BajuKoko wilayah selatan, dengan wilayahnya 10 Kecamatan yang rencanakan bakal masuk dalam Kabupaten Cilangkahan.

Tim Baju Koko langsung dipimpin oleh Hakiki Hakim sebagai Panglima Baju Koko. Pertemuan dilaksanakan di Pantai Karang Nawing, Pagelaran  - Malingping, Lebak.

Hakiki Hakim mengatakan, kunjungan kali ini sebagai bentuk silaturahmi dengan tim yang ada di Selatan dan sekaligus pengukuhan Tim Selatan (yang tergabung dalam  10 Kecamatan) untuk di gabungkan dengan Tim seluruh Lebak.

"Kami berangkat dari Rangkas untuk ke Malingping, sengaja karena ini merupakan silaturahmi, dimana daerah selatan ini juga sangat antusias dengan kehadiran Kolom Kosong," ucap Hakiki Hakim

Dikatakan Kiki, tidak ada kepentingan dalam Kolom Kosong. Bajukoko hanya inginkan perubahan di Lebak. Dengan memenangkan Kolom Kosong,  maka perubahan akan semakin terbuka.

Di tempat yang  sama,  Andri (koordinator selatan) mengungkapkan, Tim Baju Koko dari Selatan merupakan gabungan dari orang-orang dengan latar belakang yang berbeda. pertemuan Baju Koko benar benar dilakukan dengan kebersamaan dan direncanakan secara bersama. Artinya semua berjibaku demi terselenggaranya kegiatan ini.

"Alhamdulilillah, perwakilan dari 10 Kecamatan di selatan ini pada hadir dan mereka sangat antusias, karena mereka bertekad untuk memenangkan Kolom Kosong di Pilkada Lebak 2018," ucap Andri.

Ucu (Ketua LP - KPK), salah satu tim selatan yang hadir ikut senang dengan apresiasi dan antusias dari seluruh yang hadir,  ia mengaku ikut gabung dalam tim di karenakan keinginan diri nya untuk ikut serta dalam upaya perubahan di Lebak.

"Hati saya terpanggil untuk ikut gabung dalam kolom kosong dan saya akan lakukan sosialisasi kepada seluruh pihak agar semua bisa memahami apa itu Kolom Kosong," ucap Ucu.

Dalam Pertemuan BajuKoko kali ini dibahas pula perencanaan Deklarasi Baju Koko. Terkait waktu penyelenggaraan Deklarasi, Tim Baju Koko berpendapat bahwa Deklarasi akan di selenggarakan setelah ada keputusan mengenai sengketa CS – DS.  Dikhawatirkan CS - DS akan mengajukan sengketa melakui PTUN dan tentunya masih ada kemungkinan lolos.

"Yang kami tau bahwa CS - DS sudah melakukan pengajuan sengketa ke Panwas dan KPU tapi ditolak. Namun masih ada kemungkinan untuk mengajukan sengketa ke PTUN,  namun demikian kami akan mengkawal seluruh proses itu.  Dan jika sampai sengketa di putuskan CS lolos, maka kami akan lakukan penolakan, karena kami yakin pilkada Lebak 2018 sudah mutlak pasangan tunggal artinya Petahana Vs Kolom Kosong," tegas Sopiyan, sekretaris jenderal BajuKoko. (red)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar