NEWS

Komisi III DPRD Lebak Sebut Dugaan Kapitasi Dinikmati Oknum Bendahara dan Kepala Puskesmas


Bantenekspose.com - Komisi III DPRD Lebak menyesalkan adanya oknum bendahara dan Kepala Puskesmas diduga telah menggelapkan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berasal dari BPJS Kesehatan. Menurut Sekretaris Komisi III DPRD Lebak Pipit Chandra, ulah oknum kepala puskesmas terungkap dari sebuah obrolan tenaga medis di sebuah warung kopi.

"Perlu kami sampaikan, masih banyak tenaga medis yang mengeluhkan tidak menerima dana kapitasi JKN. Ada bahasa saya denger selentingan kalau dana kapitasi JKN itu duit kepala puskesmas dan bendahara,"kata Pipit saat menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Kepala Dinas Kesehatan beserta kepala puskesmas di Gedung DPRD Lebak, Senin (19/3)

Pipit menegaskan, disinyalir dana kapitasi dinikmati oknum bendahara dan kepala puskesmas. Sebetulnya proses pembagiannya sudah diatur Peraturan Gubernur dan Peraturan Menteri Kesehatan.

"Dana kapitasi yang diterima Sebesar 80 persen untuk jasa pelayanan dan 20 persen operasional pelayanan. Jadi bukannya duit milik kepala puskesmas dan bendahara tetapi ada haknya tenaga medis,"katanya.

Pipit menjelaskan, terkait pengelolaan dana kapitasi, puskesmas tidak usah harus digurui. Harapannya, keluhan tenaga medis soal dana kapitasi jangan sampai terdengar lagi.

"Kami tak ingin mendengar bendahara dipanggil polisi, kejari. Kenapa hari ini kami buka, agar tidak terjadi simpang siur," katanya. (KOHAR)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar