Hipmi Banten Dorong Penguatan Potensi Ekonomi Lokal
0 menit baca

Bantenekspose.com -
Kegiatan Rapimnas rampung, Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda
Indonesia (BPD HIPMI) Banten akan kembangkan potensi lokal.
Dikatakan Ade Siswanto, perekonomian di Banten saat ini
dinilai masih stagnan, lantaran proyek yang dimainkan baru pada sektor
infrastruktur saja. Sebetulnya, kata dia, bukan hanya itu, masih ada sektor
lain yang bisa dikembangkan seperti UKM (Usaha Kecil Menengah). UKM ini yang
harus digali dan ditunjukan agar kedepan berkembang. Karena di Banten banyak
potensi, seperti dari segi kreatif atau basic bekraf, sebenarnya itu yang harus
dimunculkan.
"Dengan itu ekonomi daerah akan berkembang, jangan
mengandalkan dari APBD dan APBN itu sudah ada takarannya, kita harus kembangkan
pada sektor UKM," ucap ketua BPD Hipmi Banten itu, saat dihubungi melalui
pesan WhatsApp.
Ade memaparkan, Hipmi Banten akan memberdayakan pada sektor
UKM lokal supaya bisa berkembang. Untuk itu, Hipmi telah mengusulkan ke DPR RI
agar dibuatkan Undang-Undang kewirausahaan. "Sekarang sudah masuk ke DPR
RI dan akan disahkan pada akhir tahun ini," kata dia.
Menurut Ade, Undang - Undang kewirausahaan ini bertujuan
untuk memajukan pengusaha-pengusaha pemula. Karena, kata dia, suatu ekonomi
daerah akan maju apabila pengusaha lokal dan pengusaha mudanya maju. Juga
jangan mengandalkan kepada pengusaha-pengusaha yang sudah senior.
"Di Banten ini banyak pengusaha lokal dan pengusaha
kreatif yang harus ditonjolkan," ujarnya.
Selain itu, lanjut Ade, Hipmi akan memprioritaskan potensi
lokal yang ada di daerah Banten Selatan (Lebak dan Pandeglang) yaitu pada
sektor pertanian dan kelautan, dan di daerah Banten Barat (Serang dan
Tangerang) yaitu daerah industri. Rencananya, nanti akan ada pemetaan mana
daerah industri, perikanan dan pariwisata.
"Karena perikanan di Banten belum tersentuh secara
signifikan. Itu sangat penting sekali, agar pengusaha-pengusa di Banten bisa
melihat, bahwa potensi di Banten ini sangat besar sekali," tutur Ade.
(emde)