Hasbi Asyidiki Serap Aspirasi Warga Cileles
0 menit baca
Bantenekspose.com -
Dalam Kunjungan Reses dan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan
bernegara, anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi PDIP Mohamad Hasbi Asydiki Jayabaya,
mengunjungi SMKN 1 Cileles, Desa Parungkujang, Kecamatan Cileles. Dalam kesempatan
tersebut, Hasbi menyerap beberapa keluhan masyarakat, ia juga mendorong warga
untuk mengungkapkan aspirasinya dan mengharapkan semua komponen masyarakat bisa
mengedepankan kebersamaan, saling peduli terhadap sesama.
Hadir dalam kegiatan yang digelar di Lapangan SMKN 1
Cileles, Muspika setempat, Dewan Guru SMKN 1, para kepala desa dan beberapa
komponen masyarakat , serta tokoh masyarakat.
Hasbi, anggota DPR RI Dapil Banten 1 Lebak- Pandeglang
mengatakan, sejujurnya dirinya merasa kecewa saat mengajukan Program Indonesia
Pintar untuk wilayah Kabupaten Lebak tidak mencapai target sesuai pengajuan.
"Seharusnya
Pemerintah Pusat bisa lebih mementingkan kepada pendidikan, dimana calon
generasi penerus bangsa bisa bersekolah tanpa harus menggunakan biaya. Selain
itu, bisa menekan penurunan jumlah anak yang putus sekolah, akibat
ketidakmampuannya untuk membayar keperluan sekolah," ujarnya saat ditemui
usai kegiatan, Kamis (8/3).
Selain memberikan bantuan kartu Program Indonesia Pintar
(PIP) kepada 13 murid, dia juga memberikan bantuan kepada 100 siswa yang berstatus
yatim yang ada disekolah setempat. Kemudian, memberikan santunan bantuan Rumah
Tidak Layak Huni kepada 3 warga di Desa Parung Kujang, melalui kantong
pribadinya.
Mohamad Hasbi Asydiki yang lebih akrab di panggil dengan
nama kang Hasbi, menyampaikan beberapa materi sosialisasi 4 pilar kebangsaan
diantaranya, konsensus dasar negara Republik Indonesia antara lain, UUD 1945,
Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kegiatan seperti ini sangat penting dan harus terus
dilakukan, lantaran bisa menggugah dan memahami, untuk memantapkan dan
mengamalkan nilai nilai ke empat hal dasar yang ada dalam 4 pilar kebangsaan
tersebut, serta bisa mengembangkan derajat bangsa.
“Keempat pilar itu, merupakan landasan azas persatuan
dan kesatuan yang bisa menegakan bangsa Indonesia. Karena itu, bangsa yang
besar bisa terwujud dengan bersatu dan saling peduli sesama. Masyarakat kita
kebanyakan mayoritas penganut agama Islam, mari sama-sama bersatu tanpa melihat
perbedaan antar umat, suku, budaya dan adat," ungkapnya.
Dengan kita saling memahami, sambung Hasbi, bisa
mewujudkan cita cita dasar luhur kemerdekaan bangsa kita, yaitu dengan negara
yang berdaulat, adil dan makmur, agar nantinya bisa kita kawal bersama-sama.


