Guru PAUD Harus Tahu Metode ini
0 menit baca

Menurut Maryani Rosianti guru RA Alfalah Kids Jakarta, guru anak usia dini harus menguasai pembelajaran pada tahap perkembangan. Tahap perkembangan bukan hanya bermain, tapi ada aspek lain yakni tahap perkembangan, dapat dilihat dari aspek bahasa, afeksi, sosial, kognitif, estetik dan psikomotor.
Selanjutnya, kata dia, guru juga harus memahami kebutuhan yang diinginkan anak-anak. Kebutuhan apa yang harus didapatkan? apa yang diinginkan? Bukan sekadar karena kemauan orang tua atau gurunya semata.
"Kita tahu, bahwa anak lulus PAUD, TK atau RA dituntut harus bisa membaca, menulis, dan berhitung," kata Maryani, saat menjadi pembicara pada kegiatan seminar training perbekalan guru PAUD, TK dan RA, di aula Tb. Suwandi Pemkab Serang.
Berdasarkan hasil pengamatan Maryani, padahal sebenarnya, bukan itu yang harus dikuatkan, tetapi juga harus disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak hari ini yaitu kebutuhan bermain. Dari bermain mereka belajar, dan dari belajar akan menemukan macam konsep.
"Nah, artinya yang harus dikuatkan adalah proses perkembangannya yang nantinya menuju ke calistung (membaca, menulis dan berhitung)," ujarnya.
Sejauh ini guru anak usia dini menggunakan metode sentra, kata dia, metode sentra dalam artian guru sebagai fasilitator dan anak yang eksplor, lalu biarkan mereka itu menemukan segala metode dari eksplor itu, dan nanti akan menemukan cara sendirinya.
"Kita sebagai guru yang memberikan fasilitasnya saja," jelasnya.
Selanjutnya, kata Mariani, menggunakan konsep no drilling, yaitu metode tidak ada unsur paksaan bagi anak-anak tapi biarkan anak-anak mencari sendiri. Konsep ini dibangun dengan cara meningkatkan proses perkembangannya.
Ia menjelaskan, ini akan meningkat dengan cara menstimulasi, dalam bentuk apa? Yaitu dalam bentuk kegiatan yang bervariasi. Karena metode sentra, adalah metode dari pembelajaran yang menyediakan berbagai macam kegiatan variasi dan dalam bentuk bermain.
"Karena kan lahiriah anak-anak masih bermain," ucap Maryani. (emde)