NEWS

Geber Rakyat: Harga BBM Naik Rakyat Menjerit

Bantenekspose.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung di dalam aliansi Gerakan Bela Rakyat (Geber) melakukan aksi unjuk rasa. Aksi tersebut, dilakukan sebuah bentuk penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintahan Jokowi - JK. 

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Odoy mengatakan, situasi internasional akan memperngaruhi situasi nasional, situasi nasional akan memengaruhi situasi daerah. Sama halnya, kata dia dengan kebijakan pemerintahan pusat hari ini dengan sengaja dan tanpa ada pertimbangan yang matang, bahwa dengan dalih naiknya harga minyak mentah dunia melalui PT. Pertamina (persero) dibawah kekuasaan rezim Jokowi - JK kembali menaikkan harga BBM berjenis Pertalite sebesar Rp. 200 per liter. 

Pemerintah seharusnya punya penetrasi yang memang pro terhadap masyarakat, lanjut Odoy, bahwa kenaikan BBM ini, agar tidak lagi sasar atau serta merta menaikan kembali.

"Kita sebagai mahasiswa dan representasi masyarakat meminta kepada pemerintah saat ini tidak lagi menaikkan harga BBM baik berjenis subsidi maupun non subsidi," tegas Odoy, kepada awak media, disela-sela kegiatan aksi di alun-alun Kota Serang, Selasa (27/3/18).

Sementara itu, koordinator Komunitas Soedirman (KMS30) UIN SMH Banten, Faqih Helmi menuturkan, aksi unjuk rasa ini adalah reaksi mahasiswa dalam merespon kebijakan pemerintah Jokowi - JK. Dia membeberkan, pemerintah sudah yang ke empat kalinya menaikkan harga BBM oleh PT. Pertamina dibawah kekuasaan rezim Jokowi - JK yaitu pada 24 Maret 2018 lalu.

"Artinya, dibawa kekuasaan rezim Jokowi - JK tidak mampu melakukan upaya penangan persoalan masyarakat. Padahal, rakyat hari ini sedang dihisap, sedang ditindas dengan dalih kenaikan harga minyak dunia dan pemerintah tidak mampu melakukan skema yang baik untuk masyarakat," kata Faqih. 

Bagaimana tidak? kata dia, kenaikan minyak dunia dijadikan alasan pemerintah untuk menaikan harga BBM. Menurut dia, sekecil apapun BBM dinaikkan itu akan berimplikasi terhadap seluruh lini.

"Harga kebutuhan dapur akan meningkat, transportasi akan meningkat. Artinya, kenaikan BBM akan menjadi siklus jantung kehidupan masyarakat," ujarnya. 

Aksi tersebut, diikuti dari berbagai OKP seperti, FAM UIN, KMS 30, IMC UIN, Kumala UIN, Hamas PP, Gamsut PP dan Pilar Banten. (emde)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar