Ditegur Walikota, Satpol PP Tertibkan PKL di Pamulang
0 menit baca
Bantenekspose.com - Puluhan bangunan semi permanen di
kawasan Pamulang Barat dibongkar, Rabu (28/2). Aksi penertiban dilakukan oleh
180 personil Satpol PP Kota Tangsel dengan didampingi kepolisian sektor
Pamulang, Camat Pamulang dan Lurah Pamulang Barat.
Tidak ada perlawanan berarti dari pedagang dalam penertiban
dan aksi bersih-bersih ini. Semua lapak yang berdiri di atas trotoar, bahu
jalan, maupun di sekitaran ruko-ruko sekitaran bunderan Pamulang dibongkar satu
persatu oleh personil Satpol PP Tangsel.
Salah satu pedagang yang bangunannya dibongkar dalam oprasi
tersebut mengaku sedih karena sebelumnya Ia sering menyetorkan uang 700 sampai
1 juta Rupiah perbulan untuk menyewa bangunan tersebut.
"Kita bayar 700 sampai Sejuta buat bangunannya
doang," ungkap salah seorang pedagang sambil menitikan air mata saat
menyaksikan bangunannya dibongkar.
Disela-sela operasi penertiban, Camat Pamulang, Deden Juardi,
kepada wartawan mengatakan, bahwa operasi ini dilakukan atas intruksi
Walikota yang sudah geram dengan banyaknya bangunan liar.
"Kita melakukan penataan ini setelah adanya teguran
dari walikota, kita disini hanya melakukan pendampingan," ujar Deden.
Terkait adanya dugaan pungli, Deden menjelaskan bahwa Ia
tidak tahu-menahu tentang soal itu. Ia juga menjelaskan bahwa selama ini ia
tidak tahu jelas siapa yang menempati dan mengelola bangunan-bangunan liar
tersebut yang telah berdiri bertahun-tahun.
"Kita engga tahu jumlah penghuni disini, karena kita
engga pernah mendata sebelumnya, kalo soal itu tanya ke Satpol PP,"
katanya.
Chairul Soleh, Kasat Pol PP Kota Tangerang Selatan yang juga
ikut memantau oprasi tersebut kepada Tangerang Raya mengatakan, oprasi
dijalankan sesuai prosedur, dengan menegur sebelumnya. Terkait adanya dugaan
pungli, Chairul Soleh menegaskan bahwa SatPol PP tidak terlibat atas persoalan
itu.
"Kita sebelumnya menegur, setelah itu kita juga
menawarkan kepada para pedagang, mau dibongkar atau bongkar sendiri. Kalo soal
ada pungli saya tegaskan tidak ada Pol PP yang terlibat dalam persoalan
ini," tandasnya.(wan/dam)
