Adanya Ancaman Milenial, Polres Serang Kota Komit Akan Lakukan Edukasi
0 menit baca
Bantenekspose.com - Kepolisian Resort (Polrest) Serang Kota
berkomitmen akan terus menerus melakukan edukasi atau sosialisasi kepada
pelajar atau generasi bangsa setelah banyaknya ancaman seperti, ancaman narkoba,
pornografi dan radikalisme di tengah-tengah kehidupan masyarakat, bangsa dan
negara.
Saat ini dianggap bahwa peredarannya yang sangat
memprihatinkan, dan keberadaannya sering kali dianggap atau kurang
diperhatikan, kurang disadari, bahwa peredaran narkoba sering dianggap itu hal
kejahatan yang biasa.
"Padahal ini memiliki potensi ancaman yang cukup tinggi
atau dengan daya kerusakan yang cukup besar, dan sering kali yang menjadi
sasarannya itu generasi - generasi muda," kata Kapolres Serang Kota, AKBP
Komarudin, usai menjadi panelis pada kegiatan seminar bertajuk 'selamatkan
generasi penerus bangsa dengan bebas narkoba, pornografi, dan radikalisme', di
Kota Serang, Jum'at (16/3/18).
Demikian halnya, kata Komaruddin, dengan pornografi yang
begitu mudah saat ini untuk diakses diera kemajuan teknologi ini.
"Termasuk yang baru-baru ini, yang sempat menjadikan keresahan bagi
masyarakat seperti, masalah radikalisme, isu hoaks dan lain sebagainya,"
ungkapnya.
Menurut Komaruddin, tentu, dengan cara sosialisasi akan
memberikan pemahaman - pemahaman apa itu
radikalisme, sebagaimana telah diketahui bersama, bahwa radikalisme yaitu
kelompok orang yang ingin melakukan perubahan, namun dengan cara kekerasan.
Terkadang, lanjut dia, ada juga yang sering mempelesetkan
atau digiring opininya kearah yang sensitif (agama). "Padahal tidak
demikian, radikalisme ini bisa dimana saja dan bisa dilakukan oleh siapa
saja," jelasnya.
Pengamatan Komaruddin, ada sebagian orang mengarahkan bahwa
radikalisme identik dengan ormas-ormas islam, padahal tidak demikian. Nah, Inilah yang harus diluruskan. Oleh karena
itu, dengan cara sosialisasi-lah yang dianggap lebih efektif.
"Untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat apa
makna dan ancaman yang sesungguhnya," tukasnya. (emde)
