Tingkatkan Minat Baca, Dispusip Kota Serang Ajukan Program Pojok Baca
0 menit baca
Bantenekspose.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang akan ajukan pembangunan program 'Pojok Baca' dan pembangunan gedung. Hal tersebut, guna meningkatkan minat baca generasi muda di Kota Serang.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang, Edinata Sukarya mengatakan, selain pembangunan pojok baca, pihaknya akan mengajukan yang prioritas yaitu pembangunan gedung perpustakaan daerah.
"Kalau gedung sih sudah ada, tapi gimana ya kurang signifikanlah," kata Edi, usai rapat penyusunan kerja OPD tahun 2019, di Hotel Flamengo Kepandean, Kota Serang, Senin (20/2/18).
Menurutnya, ide Pojok Baca itu muncul dari kelompok OPD, jadi konsepnya setiap kelurahan itu harus punya tempat pojok baca, bahkan OPD sendiri pun harus ada perpustakaan.
"Pojok baca nanti disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah atau masyarakat, seperti pertanian harus ada pojok bacanya," imbuhnya.
Ia menjelaskan, untuk minat baca (literasi) di Kota Serang memang masih rendah bahkan ditataran Provinsi Banten pun Kota Serang ini paling terendah, makanya untuk ditahun ini harus ada kenaikan.
"Tahun ini saya minta kenaikan lima persen. Artinya sarana dan prasananya juga harus lebih ditingkatkan," ujarnya. (emde)
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang, Edinata Sukarya mengatakan, selain pembangunan pojok baca, pihaknya akan mengajukan yang prioritas yaitu pembangunan gedung perpustakaan daerah.
"Kalau gedung sih sudah ada, tapi gimana ya kurang signifikanlah," kata Edi, usai rapat penyusunan kerja OPD tahun 2019, di Hotel Flamengo Kepandean, Kota Serang, Senin (20/2/18).
Menurutnya, ide Pojok Baca itu muncul dari kelompok OPD, jadi konsepnya setiap kelurahan itu harus punya tempat pojok baca, bahkan OPD sendiri pun harus ada perpustakaan.
"Pojok baca nanti disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah atau masyarakat, seperti pertanian harus ada pojok bacanya," imbuhnya.
Ia menjelaskan, untuk minat baca (literasi) di Kota Serang memang masih rendah bahkan ditataran Provinsi Banten pun Kota Serang ini paling terendah, makanya untuk ditahun ini harus ada kenaikan.
"Tahun ini saya minta kenaikan lima persen. Artinya sarana dan prasananya juga harus lebih ditingkatkan," ujarnya. (emde)
