Tabung Gas Bocor, Ibu dan Anak Alami Luka Bakar
0 menit baca
Bantenekspose.com -
Rodiah (45), dan anaknya M Tomi Kurniawan (10), warga Kampung Cipacung 2,
Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang mengalami luka bakar
serius, akibat tabung gas melon yang digunakannya bocor, Senin (05/02/2018).
Anak dan ibu ini langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah
Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang untuk mendapatkan perawatan medis.
Informasi yang dihimpun Banten Ekspose, peristiwa naas yang
menimpa keduanya terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu Rodiah (45), sedang memasak mie . Namun tabung elpiji
berukuran 3 kilogram (kg) yang digunakan untuk memasak bocor, dan mengeluarkan
suara.
Saat itu pula tabung
gas mengeluarkan percikan api kecil, melihat hal itu Rodiah langsung
membawa tabung gas tersebut ke kamar mandi untuk di masukan kedalam kobak yang
berisi air. Namun naas, sesaat sebelum sampai ke kamar mandi, percikan api pada
tabung gas menyambar bolham lampu yang menyala. Seketika itu, api makin
membesar dan mengakibatkan Rodiah
terbakar.
Melihat kejadian itu Tomi anaknya membantu untuk
menyelamatkan. Tetapi naas insiden itu
mengakibatkan kedua korban mengalami luka bakar di seluruh tubuhnya. Bahkan,
wajah, tangan, kaki hingga hampir sebagian tubuh, dan rambut mereka pun hangus
terbakar.
Saat ini kedua korban tengah mendapatkan perawatan dokter di
RSUD Berkah, karena kondisi luka bakar mereka cukup memprihatinkan. Korban pun
terus menerus mengeluarkan suara tangisan, merasakan kesakitan. "Hadeuh
panas-panas," kata Rodiah, di Ruang Bedah RSUD Berkah Pandeglang.
Ading, keluarga korban mengatakan, tabung gas melon bocor
yang menimpa anggota keluarganya sangat cepat. "Saya juga kaget. Pas
kejadian menyambar bolham lampu di dapur
dan mengeluarkan api. Saat kejadian saya melihat anak saya membantu ibunya
mengibas – ngibas api dari badan ibunya, dan yang membuat saya kaget anak saya
malah memeluk ibunya sehingga ikut terbakar oleh api tersebut,” kata ading saat
di temui di RSUD Berkah Pandeglang, Selasa (06/02/2018).
Menurutnya, saat kejadian berlangsung masyarakat di sekitar
berhamburan mendatangi rumahnya dan berusaha menyelamatkan ibunya dengan cara
mengeluarkan mereka dari rumah untuk dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang.
“Saat kejadian berlangsung masyarakat di sekitar langsung
mendatangi rumah saya dan berusaha membantu menyelamatkan dan membawa istri dan
anak saya ke RSUD Berkah Pandeglang, Saat ini istri dan anak saya kondisinya
masih belum setabil masih perlu perawatan intenshif dari dokter yang
menanganinya,” ungkapnya.
Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Berkah Pandeglang Kodiat mengatakan, dua pasien yang mengalami luka
bakar sedang ditangani oleh dokter. "Masih dalam penanganan. Luka bakarnya
cuku lumayan parah untuk yang anak 60 % dan untuk yang ibu sekitar 56 %, Kami dengan
tim medis akan memberikan pelayanan
semaksimal mungkin untuk pasien,” katanya. (Aldo)