Susun Renstra 2018, BAZNAS Lebak Gelar Rakor
0 menit baca
Bantenekspose.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
Kabupaten Lebak menggelar rapat koordinasi yang ke-3 dalam tahun 2018. Rapat
kordinasi yang di gelar di aula Multatuli Sekertariat Daerah Lebak, Rabu(14/2).
Kepala BAZNAS Kabupaten Lebak Eli Rahmat, menuturkan pada
rakorda pada saat ini membahas mengenai program kerja dan tata kelola keuangan dalam tahun 2018
ini.
"Dalam rangka mengevaluasi dan menyusun rencana
strategis program kerja, kami melakukan rakorda yang ke tiga kalinya bersama
dengan jajaran OPD dan MUI kabupaten
Lebak,” ujarnya.
Eli, menjelaskan sebagai sebuah organisasi non-struktural
yang mandiri, BAZNAS Lebak berperan mengelola zakat dalam hal pengumpulan,
distribusi dan daya gunanya. Sesuai dengan fungsinya, BAZNAS Lebak menghimpun
zakat, infak, dan sedekah, dan dana sosial untuk dimanfaatkan kepada
kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Lebak.
Adapun Bantuan-bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS
meliputi usaha bakulan, mikro kecil, mikro kecil menengah. Ada pula bantuan
yang bersifat konsumtif bagi fakir miskin, lansia terlantar, perbaikan rumah
tidak layak huni, dan lain-lai
"Zakat adalah ibadah yang terkait dengan harta, maka
terlaksananya zakat sangat di tentukan oleh Lembaga Amil yang ditunjuk untuk
itu, karena berkurang tidaknya kemiskinan, sangat di tentukan oleh
profesionalitas lembaga zakat tersebut,” jelasnya.
Eli menuturkan BAZNAS Lebak telah bersinergi dengan
Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak (Pemkab Lebak) dengan telah di
laksanakan nya 17 program kerja pada
tahun 2017.
"Kami berusaha melakukan sosialisasi sistem pengelolaan
zakat yang di lakukan di kabupaten Lebak. Dan dari 17 program BAZNAS Lebak
sudah melaksanakan 11 program, dengan ini semoha BAZNAS bisa terus bersinergi
dengan Pemkab Lebak," tuturnya.
Asisten Daerah (ASDA) Kabupaten Lebak Dedi Lukman ,
mengatakan rakor pengelolaan zakat ini merupakan salah satu upaya dan program
untuk menegakkan syariat Islam secara utuh.
"BAZNAS Kabupaten Lebak telah menjadi badan pengelolan
uang umat, dan insyaallah akan di laksanakan dengan transparan. Untuk itu mari
kita Bersama sama untuk membangun
BAZNAS, semata mata untuk kesejahteraan umat Islam di kabupaten Lebak
sebagaimana dengan yang sudah kita cita citakan ,” ungkapnya.
Dedi, mengatakan BAZNAS Lebak telah melakukan berbagai upaya
untuk menyalurkan zakat kepada yang lebih membutuhkan demi mengurangi tingkat
kemiskinan di Kabupaten Lebak ini.
Untuk menjalankan peran itu, dibutuhkan dukungan dari semua
OPD di Kabupaten Lebak untuk bisa menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan dana
sosial melalui Baznas Lebak.
Karena itu Dedi meminta semua OPD di Lebak untuk membantu mendorong
kesadaran berzakat pada Aparatur Sipil Negara (ASN) muslim secara
berkesinambungan.
"Diharapkan dengan Rakor ini bisa menjawab kebutuhan
untuk menyatukan persepsi dan sinergitas program, sehingga zakat yang
dikumpulkan nanti mempunyai hasil guna dan daya guna. Sehingga kemiskinan di
kabupaten Lebak ini dapat segera teratasi. Dengan Masyarakat kabupaten Lebak
yang memberikan zakat nya melaui BAZNAS Lebak," ucap Dedi.
Diakhir kegiatan BAZNAS Lebak memberikan Bantuan berupa uang
sebesar 10 juta rupiah untuk digunakan pembangunan masjid Ar-Raffa dan saluran
irigasi di desa Cileles Lebak Banten. (kohar)
