NEWS

Soal Viral Video Orang Gila di Pandeglang, Kabid Humas Polda Himbau Jangan Main Hakim Sendiri.

Bantenekspose.com - Berkait kabar ada orang yang menyuruh untuk membunuh KH Encep M di Pandeglang, Kabid Humas Polda Banten AKBP Zaenudin, menyatakan hal tersebut tidak benar.

“Berita,  bahwa ada orang yang menyuruh untuk membunuh KH ENCEP M di Kab Pandeglang itu adalah HOAX. Saya ulangi, itu adalah HOAX,” kata AKBP Zaenudin dalam pesan whatssApp yang diterima Bantenekspose.com

Lucunya lagi, tulis AKBP Zaenudin, KH ENCEP M malah tidak pernah merasa ada orang yang mengawasi dirinya, loh kok orang lain yang sibuk memviralkan, bahwa KH EM akan dibunuh. Luar biasa. Ada skenario apa inih.

Diterangkan AKBP Zaenudin, ada orang gila yang bolak-balik didaerah itu atau disekitaran itu, yang jarak dengan Rumah KH Encep M sekitar 500 meter. Cukup jauh ya, orang itu betul-betul orang gila.

“Saya ulangi betul-betul orang gila. Yang dibuktikan dengan dokumen dan ahli.  Kemudian karena orang itu tidak jelas kemudian dibawa ke Pos dan ditanyain. Namanya orang gila ya pasti jawabnya tidak jelas. Terus kok dikait-kaitkan dengan pembunuhan KH ENCEP M. Ini harus diluruskan, supaya tidak jadi fitnah dan membuat resah masyarakat.  Orang gila itu kemudian dipukuli oleh warga, dividiokan diupload lagi, viral lagi, masya Allah. Jangan main hakim sendiri, dosa.  Jika itu menimpa diri kita atau keluarga kita bagaimana?” terang AKBP Zaenudin.

Ini Kronologi Kejadian yang disampaikan KabId Humas Polda Banten AKBP Zaenudin

1. Pada Hari Sabtu tanggal 11 Februari 2018, sekitar Pukul 23.00 Wib bertempat di Kp.Cikole Kel.Sukaratu Kec.Majasari Kab. Pandeglang telah diamankan seseorang yang tidak diketahui Identitasnya oleh Warga Masyarakat berjumlah  +_ 40  Orang dibawah pimpinan Sdr  H. ADE (Tokoh Agama Peuni Kec.Kaduhejo Kab.Pandeglang) yang dicurigai sebagai PKI dan akan melakukan pembunuhan terhadap Sdr. KH. ENCEP MUHAIMIN dengan alasan orang tersebut sering mundar - mandir disekitaran Perempatan Cikole dan Kp.Ciwalet Kel. Sukaratu Kec. Majasari Kab. Pandeglang.

2. Kemudian seseorang tanpa Identitas tersebut dibawa ke Pos Ronda Kp.Ciwalet Rt. 01 Rw. 10 Kel. Sukaratu Kec. Majasari Kab. Pandeglang.

3. Pada saat diamankan di Pos Ronda sekolompok warga tersebut melakukan Pemukulan dan kemudian dilerai oleh warga masyarkat Ciwalet Kel. Sukaratu Kec. Majasari Kab. Pandeglang.

4. Sdr. RAHMAT Warga Masyarakat Ciwalet Kel.Sukaratu Kec.Majasari Kab.Pandeglang melaporkan kejadian kepada Polsek Pandeglang, setelah Personil Polsek Pandeglang mendatangi TKP sekelompok Masyarakat yang mengamankan orang tersebut sudah tidak ada di tempat dan Kemudian Polsek Pandeglang mengevakusi korban ke RSUD Pandeglang.

5. Hasil Pemeriksaan RSUD Kab.Pandeglang, Korban mengalamai luka sobek dipelipis mata sebalah kiri sebanyak 9 Jaitan.

6. Hasil Pemeriksaan Unit Identifikasi / Inafis Satuan Reskrim Polres Pandeglang melalui alat fingerprint didapat :

a. Identitas Korban Penganiayaan tersebut adalah sbb :
- Nama          : WAHYU
- NIK              : 3175101501901001
- Status         : BELUM KAWIN
- Agama        : ISLAM
- TTL              : JATENG,15-01-1990
- Usia             : 28 TAHUN
- Pekerjaan   : BELUM BEKERJA
- Alamat        : JL.RAYA BINA MARGA NO.58 CIPAYUNG JAKTIM

b. Sdr.WAHYU merupakan pasien yang mengalami gangguan kejiwaan dari Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulya yang beralamat di Jalan Bina Marga no.58 Rt 07/06 Cipayung Kota Jakarta Timur Prov.DKI Jakarta

7. Berdasarkan hasil pengecekan dan koordinasi antara Polres Pandeglang dengan Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulya didapat bahwa Sdr. WAHYU merupakan pasien yang mengalami Ganguan Kejiwaan dan melarikan diri dari Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulya sekitar tahun 2017.

8. Mengingat Sdr.WAHYU mengalami Gangguan Kejiwaan, Polres Pandeglang Polres Pandeglang merujuk Sdr.WAHYU ke Klinik Dira Sukantri Toha Kp. Cileweung Ds. Kadu bereum Kec. Pabuaran Kab.Serang untuk dilakukan proses pemeriksaan Psikologi dan Kejiwaan lebih lanjut.

9.  Kejadian tersebut sedang dilakukan pendalaman oleh Satuan Reskrim Polres Pandeglang.

(red)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar