Polsantren, Cara Kapolres Metro Tangerang Kota Redam Isu Hoax
0 menit baca
Bantenekspose.com - Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes.Pol.
Harry Kurniawan, S.Ik. MH menyambangi sejumlah pondok pesantren (Ponpes) se wilayah
Hukum Poresta. Diantaranya Ponpes Daarul Anshor Kampung Rawa Kepuh, Desa Paku
Alam, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Rabu (28/2).
Harry mengatakan, kedatangannya untuk memperkenalkan diri
sebagai Kapolres Metro Tangerang Kota, Tak hanya itu, ia juga menemui sejumlah
Pimpinan Ponpes, tokoh agama, sesepuh dan Santri di daerah yang berjuluk seribu
industri sejuta jasa tersebut.
Diakuinya, agenda itu merupakan rangkain program Polisi
Sambang Pesantren (Polsantren), bagian dari pencegahan radikalisme untuk
memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait isu - isu Hoax yang mudah viral
di media sosial, agar Masyarakat tidak mudah terpropokasi.
“Ini merupakan program Polsantren, agar polisi dekat dengan
Masyarakat. Selain itu untuk menangkal paham radikalisme. karena ulama bisa
berperan sebagai contoh untuk memberikan saran serta masukan kepada masyarakat
di dalam ceramah, dakwah, serta memberikan ajaran agama sebagaimana mestinya,
dan tidak menyimpang dari Kooridor agama,” katanya.
Duduk bersama dengan para ulama Menurut Harry , tokoh agama
memiliki posisi yang sangat penting mencegah aksi masuknya paham radikal di
Tangerang. Terkait marak nya Isu Penyerangan terhadap Ulama yang di lakukan
oleh orang gila, Harry menegaskan,Masyarakat tidak usah resah dengan isu
tersebut yang belum jelas kebenaran nya.
"Percayakan semuanya kepada pihak kepolisian. Kita
berbicara sesuai fakta, jadi masyarakat tidak usah resah," imbuhnya.
