NEWS

Pol PP Kota Serang Tertibkan PKL yang Berjualan di Bahu Jalan

Bantenekspose.com - Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Kota Serang melakukan penertiban atau OTT (Operasi Tangkap Tangan) terhadap para PKL (pedagang kaki lima) yang berjualan di bahu jalan (trotoar), di sepanjang Jalan Kitapa, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin (5/2/18).

"Kegiatan ini sifatnya OTT, kenapa kami bisa mengambil barang? Ini adalah penindakan non yustisia. Saat ini, kami belum melakukan tindakan sampai keranah hukum, tapi Insya Allah, kedepan akan sampai ke pengadilan, agar ada efek jeranya," kata Kasi Operasi dan Pengendalian Saeful Anwar, saat ditemui wartawan di lokasi.

Kali ini, lanjut Saeful, tidak perlu ada SP1, SP2 karena ini sudah tugas Pol-PP. Kami sudah berpuluh-puluh kali melakukan imbauan tapi tidak didengar, artinya sudah saatnya kami eksekusi. Kalau bagi yang lain, kami masih terapkan SP1, SP2, dan SP3, itu pun khusus bangunan liar yang membutuhkan untuk pembongkaran. Menurutnya, Kalau bagi PKL yg di trotoar langsung kita amankan saja.

"Kami melakukan penertiban ini secara bertahap, disitu ada PKL, maka kami akan mencoba dengan cara imbauan. Kalau memang mereka masih membantah (membandel), ya terpaksa harus melakukan represif, sebagai tindakan akhir," ucapnya.

Sebetulnya, warga pun banyak yang resah, tambah Saeful, bahkan banyak sekali surat-surat yang masuk ke Pol PP, baik dari tokoh ulama, dan para pengguna jalan. Apalagi dijaman tekhnologi sekarang ini, ada warga yang laporannya via Watshapp sambil mengirimkan foto sebagai alat buktinya.

"Itu keluhan mereka yang merasa dirampas hak asasinya, trotoar itu kan hak pengguna jalan (pejalan kaki)," katanya.

Pihaknya mengimbau, mari kita jaga Kota Serang ini, karena Kota Serang sebagai barometer (icon) ibukota Provinsi Banten, tolong dijaga K3 (ketertiban, kebersihan, dan keindahan). Siapa lagi yang akan menjaga kalau bukan warga Serang (Banten), juga berharap bagi para pendatang tolong hormati aturannya.

"Sekali lagi untuk warga Serang, tolong kerjasamanya dengan Pol-PP, Pol-PP bukan beringas, memang tidak beringas, tidak asal tindak, kita humanis kok," ujarnya.

Sementara itu, seseorang PKL Lutfi mengungkapkan, kami berjualan di bahu jalan ketika musim-musiman doang yaitu setahun sekali.

"Ya saya berharap kepada pemerintah kedepannha untuk memberikan tempat (izin) selama musim-musiman, ya paling lama tiga bulan," ungkapnya. (emde)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar