Konsumen Mengeluh. Ini Jawaban Kepala PDAM Wanasalam: Mesin Sering Rusak dan Air Tidak Keluar Karena Ada Gaibnya
0 menit baca
Bantenekspose.com - Sejumlah konsumen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
Lebak, Saluran Pengelolahan Air Minum (SPAM)
Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak mengeluhkan soal pelayanan. Menyikapi
permasalahan itu, aktivis Gerakan Mahasiswa Wanasalam (GEMAWA) melakukan
audiensi ke pihak PDAM.
Audiensi dilakukan di kantor
cabang PDAM Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (21/2). Dalam
audiensinya, Ketua Umum GEMAWA Syaefudin, mempertanyakan beberapa permasalahan
yang dialami masyarakat, seperti air PDAM yang tidak ngalir setiap saat,
pembayaran yang tidak sesuai dengan pemakaian, struk bukti pembayaran yang
ditulis tangan.
Menurut Syaefudin, pihak PDAM
tidak melaksanakan pelayanan baik kepada
konsumen (masyarakat). "Selama ini PDAM
kurang memberikan pelayanan baik kepada masyarakat, sehingga
permasalahan yang ada dilapangan tidak menjadi perhatian pihak PDAM," kata
Syaefudin.
Selain itu, anggota GEMAWA
Iton, mempertanyakan terkait sering tidak keluarnya air PDAM dengan alasan
sering mati lampu.
"Sudah sejauh mana
konsultasi PDAM dengan pihak PLN?, seharusnya ada solusi yang diberikan supaya
masyarakat tidak lagi mengeluh," ujar Iton.
Sementara, Kepala Cabang PDAM
Kecamatan Wanasalam, Budi, menyangkal atas tuduhan pelayanan kurang baik kepada
konsumen.
"Sebab Sejauh ini
kontrol dan perbaikan yang di lakukan sudah maksimal dan jika ada oknum petugas
PDAM yang kinerjanya tidak baik, silahkan dilaporkan," jelas Budi.
