Komisi V DPR RI Soroti Pembangunan Infrastruktur di Banten
0 menit baca

Bantenekspose.com - Dewan Perwakilan Rakyat
Republik Indonesia (DPR RI) soroti pembangunan infrastruktur, khususnya jalan
nasional di Provinsi Banten.
Menurut Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy
Francis (Fraksi Gerindra), yang menjadi persoalan di Provinsi Banten yaitu
infrastruktur khususnya jalan nasional, bahwa terjadi penurunan sekitar 97
persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Persoalan terkait jalan nasional yang
segeranya adalah jalan yang menghubungkan objek-objek wisata, dan itu akan
menjadi perhatian tersendiri, khususnya dalam pembangunan infrastruktur di
Banten," kata politisi Gerindra itu, saat melakukan kunjungan kerja reses
komisi V DPR RI di Provinsi Banten, Senin malam (20/2/18).
Selanjutnya DPR RI bersama kementrian PUPR
ingin memastikan, kata Fary, terkait dengan penanganan jalan nasional di
Provinsi Banten.
"Karena kami mendapatkan informasi, bahwa
anggaran untuk presentase pembangunan jalan di Banten ini mengalami penurunan
70 persen dan tidak ada penambahan pada tahun 2018 ini," ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Banten,
Wahidin Halim menuturkan, bahwa pembangunan infrastruktur di Provinsi Banten
belum memadai, dan salah satu faktor yang membuat Provinsi Banten belum maju di
bandingkan provinsi lain.
“Jalan nasional itu kan harus bagus, tetapi
coba kita perhatikan, yang rusak kan di tambal - tambal saja. Kemudian jalan di
Bayah menuju wisata juga rusak. Jadi, ini kan harus diperhatikan pusat,” kata
WH.
Namun, orang nomor satu di Banten itu mengaku,
bahwa sudah menyampaikan ke pemerintah Pusat, tetapi belum ada kepastiannya.
"Sudah lapor Ke mentrri PUPR secara
terbuka, tetapi belum ada kepastian,” jelasnya.
Menurut WH, Jalan menuju lokasi pariwisata
juga perlu di perhatikan. "Di Banten tersebar luas objek wisata, namun
jalan untuk menuju kesana tidak sesuai, ini juga perlu diperhatikan karena
dapat menambah income (pendapatan) masyarakat,” tukasnya. (emde)