NEWS

Keluarga Alm. Imanudin Tuding Kepala Puskesmas Pamandegan Berdalih Pembenaran


Bantenekspose.com - Keluarga alm. Imanudin (32) warga kampung Binbin Desa Cigoong Utara Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak, membantah keras pernyataan Kepala Puskesmas Pamandegan Cikulur, Saeful Mubarok yang mengaku telah melakukan pelayanan dan tindakan medis kepada alm. Imanudin saat di rawat di Puskesmas. Selain itu, pihak keluarga almarhum meminta kepala Puskesmas jangan berdalih dan memutarbalikan fakta dalam masalah tersebut.

"Pernyataan pak Eful itu bohong,pelayanan maksimal yang seperti apa,almarhum hanya diinfus dan oksigen. Setelah oksigen habis, tepat jam 12 siang, almaruhm terkesan dibiarkan tanpa perawatan selama dua jam,hingga kami pulang naik ojek dan kehujanan dalam perjalanan,” kata Istikomah, adik kandung alm. Imanudin, Ahad (25/02/2018).

Menurut Istikomah, didalam Puskesmas ada beberapa orang pegawai yang hanya duduk di kursi ruangan, tanpa peduli terhadap pasien yang saat itu kritis setelah infusan dan oksigen habis.

"Saya lihat beberapa pegawai, termasuk pak Eful hanya duduk-duduk saja di kursi. Tak lama beliau pergi entah kemana tak kelihatan lagi saat itu. Saya sempat bertanya kepada salah satu pegawai, bahwa jam segini waktunya pulang, jam kerja udah mau tutup," tutur Istikomah.


Dikatakan,Istikomah  yang saat itu panik melihat kondisi almarhum Imanudin kian memburuk meminta bantuan perawatan lanjutan, namun pihak puskesmas  tidak peduli bahkan menyuruh pulang dengan alasan infusan dan oksigen habis dan Puskesmas mau tutup.

"Saya sedih, mentang-mentang kami orang miskin diperlakukan tidak manusiawi. Kami sekeluarga meminta ada tindakan yang tegas biar kedepanya pelayanan di puskesmas tersebut baik,” ujarnya.

Sementara tokoh pemuda Cikulur, Supardi meminta Bupati Lebak dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak kejadian ini jangan di anggap hal yang sepele. Kasus ini harus dijadikan perhatian serius oleh Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan, selaku pimpinan kepala dan pegawai Puskesmas tersebut.

"Dinas Kesehatan Lebak jangan hanya janji akan evualuasi dan memutasi Kepala Puskesmas yang telah lalai dalam bertugas. Ini harus serius dan bisa  dibuktikan,” tegas Supardi. (el/kohar-Red)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar