Kapendam III Siliwangi Kolonel Arh Desi Ariyanto: Tidak Benar Ada Babinsa Terlibat Penyebaran Berita Hoax
0 menit baca
Bantenekspose.com
- Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III Siliwangi Kolonel Arh
Desi Ariyanto menegaskan dalam rilisnya, bahwa beredarnya sejumlah informasi
melalui artikel diberbagai media online, yang menyebutkan adanya tuduhan Babinsa
yang berdinas di Bandung (Kodam III/Siliwangi) terlibat dalam penyebaran berita
hoax sebagai berita bohong atau Hoax.
Kapendam
Kolonel Arh Desi Ariyanto menyampaikan tanggapan resmi institusinya di Kodam
III Siliwangi, guna mengklarifikasi tudingan tersebut sekaligus sebagai hak
jawab untuk meluruskan informasi bohong ditengah tengah masyarakat yang dinilai
akan merugikan institusi TNI.
![]() |
| Kapendam Kolonel Arh Desi Ariyanto. Foto: Istimewa |
Dalam
rilisnya, Kapendam menyatakan TIDAK BENAR ada Babinsa Kodam III/Siliwangi yang
ikut terlibat dalam penyebaran berita hoax, terkait penyerangan ulama yang
terjadi beberapa waktu yang lalu.
Ini
Release Resminya:
Mensikapi
adanya berbagai artikel di beberapa media tentang adanya tuduhan Babinsa yang
berdinas di Bandung (Kodam III/Siliwangi) sebagai salah satu penyebar hoax.
Perlu kiranya saya Kapendam III/Siliwangi mewakili institusi Kodam
III/Siliwangi untuk menggunakan HAK JAWAB dalam bentuk press release berikut :
- TIDAK BENAR ada Babinsa Kodam III/Siliwangi yang ikut terlibat dalam penyebaran berita hoax terkait penyerangan ulama yang terjadi beberapa waktu yang lalu, Hal itu dapat dilihat dari : a. Klarifikasi yang telah dikeluarkan oleh Brigjen Pol. M. Iqbal Karopenhumas Mabes Polri bahwa Divisi Humas Mabes Polri tidak pernah mengeluarkan statemen berita yang menuduh Babinsa sebagai dalang penyebaran hoax, namun ada beberapa pihak media yang mencoba mengangkat berita tersebut dengan judul berita yang sifatnya menyudutkan intitusi TNI AD dalam hal ini Babinsa yang berdina di Bandung (Kodam Siliwangi). b. Klarifikasi Sdr. Wawan Setia Permana yang telah selesai menjalani pemeriksaan dari Mabes Polri dan berhasil dihubungi oleh Kodam III/Siliwangi yang menyatakan bahwa Sdr. Wawan Setia Permana sama sekali tidak pernah menerima pertanyaan dan memberikan keterangan terkait adanya keterlibatan Babinsa dalam penyebaran berita hoax penyerangan para ulama.
- Kodam III/Siliwangi akan selalu konsisten dalam menegakkan aturan dan hukum yang berlaku, serta tidak akan pernah menutup – nutupi bila memang ada prajurit dan pns kodam iii/siliwangi yang melakukan pelanggaran hukum. Siapapun prajurit yang bersalah harus siap menerima sangsi hukum tanpa ada pengecualian
- Terkait tersebarnya berita di Whats App yang menjelaskan kronologi, fakta-fakta, analisa dan kesimpulan tentang Babinsa yang menyebar Hoax, kami pastikan juga bahwa berita tersebut BUKAN BUATAN DAN BERASAL DARI INSTITUSI KODAM III/SILIWANGI. Kami tegaskan pula bahwa tulisan yang ada dalam berita tersebut adalah TIDAK BENAR alias HOAX dan ditulis serta disebarkan oleh Oknum yang Tidak Bertanggung Jawab.
Dengan berdasarkan 2 klarifikasi
tersebut, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Brigjen Pol. M.
Iqbal Karopen Humas Mabes Polri serta Sdr. Wawan yang telah bersedia memberikan
klarifikasi kepada Kodam III/Siliwangi maupun kepada Media.
Selanjutnya kepada
rekan – rekan media mohon kiranya yang telah memberitakan tentang hal diatas
dengan bijaksana tidak lagi memuat berita sekaligus memuat klarifikasi resmi
ini, dalam rangka mencegah timbulnya kegaduhan yang tidak bermanfaat di
masyarakat, serta untuk terus menjaga
SOLIDITAS serta SINERGITAS TNI – POLRI yang saat ini SEMAKIN KOKOH DAN KUAT,
hanya untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Hormat
kami
Kolonel
Arh Desi Ariyanto
Kapendam
III/Siliwangi

