Jokowi Soroti Peran Pers di Era Informasi Melimpah
0 menit baca
Bantenekspose.com -
Presiden Joko Widodo menyoroti peran pers dalam menyebarkan fakta dan
informasi yang benar pada era kemajuan teknologi digital yang menghadirkan
informasi dan misinformasi melimpah ke masyarakat.
"Saya percaya bahwa di era lompatan-lompatan kemajuan
teknologi, di era melimpahnya informasi dan melimpahnya misinformasi, justru
pers makin diperlukan," kata Presiden dalam sambutannya pada acara
peringatan Hari Pers Nasional di Danau Cimpago, Pantai Padang, Sumatera Barat,
Jumat (9/02/2018).
Media massa, ia menjelaskan, diperlukan untuk menyebarkan
kebenaran dan fakta di tengah persaingan saluran informasi, dan penyebaran
cepat informasi melalui media sosial.
Presiden menambahkan media massa juga diperlukan untuk
membangun kehidupan peradaban dan kebudayaan baru dalam masyarakat.
Di era industri 4.0 yang memanfaatkan teknologi digital dan
kekuatan komputasi serta analisis data, pers bisa menyebarkan hasil inovasi
baru ke masyarakat.
"Era yang menghasilkan banyak inovasi yang harus segera
kita ketahui, yang harus segera kita pahami, jika kita tidak ingin
ditinggalkan," jelas Presiden.
Acara peringatan Hari Pers Nasional antara lain dihadiri
oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Muhadjir Efendi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Sofyan
Djalil, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Polri Jenderal Tito
Karnavian.
Pemimpin media massa seperti Direktur Utama LKBN Antara
Meidyatama Suryodiningrat, Pemimpin Redaksi RCTI Atika Suri, dan Pemimpin
Redaksi Metro TV Donbosco Selamun, serta Ketua PWI Pusat Margiono, yang
sekaligus penanggung jawab HPN 2018, juga hadir.
Selain itu, hadir pula duta besar dari Kazakhstan, Malaysia,
Selandia Baru, Filipina, Iran, Kuba, Ceko, Laos, Yunani, Italia, Mesir, Arab
Saudi, Kolombia, Myanmar, Austria, Jepang dan Amerika Serikat.
Pada Kamis (08/02/2018), Presiden telah menyerahkan
sertifikat tanah kepada ahli waris dari pionir pers Indonesia Djamaluddin
Adinegoro untuk pembangunan Museum Adinegoro, yang akan menyimpan pelajaran dan
nilai-nilai jurnalistik Adinegoro.
Dalam penyerahan itu, Jokowi berpesan kepada wartawan agar
menyelami latar belakang informasi lebih mendalam serta menyajikan berita yang
membangun dan memotivasi masyarakat. (Aldo)
