Dikabarkan Hilang, Anggota Polsek Rangkasbitung Antarkan Abil ke Ortunya di Pandeglang
0 menit baca
Bantenekspose.com -
Seorang bocah bernama Abil (11), yang dikabarkan sempat hilang, telah ditemukan oleh Albert Budiyanto. Karena takut dianggap menculik anak, ia akhirnya membawa anak tersebut ke Polsek Kota Rangkasbitung. Anggota Polsek Kota Rangkasbitung malam tadi
sekitar pukul 23.00 WIB, Sabtu (24/2), langsung mengantarkannya ke Pandeglang.
Menurut keterangan Albert, saat itu dia hendak ke Stasiun Rangkasbitung menemukan bocah yang sedang kebingungan, dan langsung menyapa bocah tersebut.
Menurut keterangan Albert, saat itu dia hendak ke Stasiun Rangkasbitung menemukan bocah yang sedang kebingungan, dan langsung menyapa bocah tersebut.
“Bocah itu ditanya, nak mau kemana, mau ke Cibubur ke rumah
siapa, kerumah mamah. Kebetulan saya juga mau ke Cibubur Jakarta. Pas di
Cibubur bocah ini gak tau alamatnya ibunya, kemudian anak itu ikut sama saya ke
rumah saudara,” ungkap Albert
Dikatakan Albert, ia akhirnya balik ke Rangkasbitung
lagi dan bocah tersebut dibawa ke Polsek
Kota Rangkasbitung. Dirinya takut disangka penculik anak.
Kapolsek Kota Rangkasbitung, AKP Tomi Hadi
Sumpena mengatakan, di Mapolsek Kota Rangkasbitung, Anggota Polsek Kota
menanyakan alamat si anak tersebut. Awalnya, anak tersebut komunikasinya kurang
nyambung. Alhamdulillah, akhirnya dengan
menggunakan kata-kata lebih halus dan rayuan anak tersebut mengatakan alamat yang sebenarnya. Bocah
tersebut mengaku beralamat di kampung Ciekek Lor RT/RW 001/005 Kelurahan Karaton
Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang.
Setelah diketahui alamat si anak, Kapolsek Rangkasbitung
langsung memerintahkan anggotanya, untuk mengantarkannya ke alamat yang tersebut.
“Dua anggota saya mengantarkan bocah tersebut, tiba kerumah
kepada kedua orang tuanya sekitar 9 malam. Saat tiba di rumahnya, bocah
tersebut langsung lari sambil menangis. Kedua orang tuanya sontak kaget melihat
anaknya datang,” ujar AKP Tomi Hadi Sumpena.
Dari keterangan orang tuanya, Didin Komarudin mengungkapkan bahwa anak tersebut, takut di suntik difteri
dari sekolahnya.
“Saya sangat berterimakasih kepada anggota Polisi Polsek
Kota Rangkasbitung yang telah mengantarkan anak saya ke rumah,” ungkap Didin.
Dari peristiwa ini, Kapolsek Kota Rangkasbitung, AKP Tomi
Hadi Sumpena, menghimbau kepada seluruh orang tua yang memiliki anak kecil,
terutama masih duduk sekolah SD agar lebih diperhatikan lagi. “Mohon kepada
semua orang tua, untuk lebih memperhatikan anak-anaknya, apalagi yang masih
usia di bangku SD,” katanya (kohar)
