Bupati Serang: MTQ Harus Dijadikan Media Pembinaan Prestasi Generasi
0 menit baca
Bantenekspose.com -
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, berharap dalam penyelenggaraan Musabaqah
Tilawatil Qur'an (MTQ) di tingkat Kabupaten Serang, dapat dijadikan media
pembinaan prestasi generasi penerus. Seperti
santri, qori qori’ah, hafidz hafidoh, mufasir mufasiroh untuk mewakili
Kabupaten Serang dalam ajang MTQ di tingkat provinsi, nasional, dan
internasional.
“Kabupaten Serang memiliki qori yang banyak tapi saat
perlombaan tingkat Provinsi suka ada yang membela di daerah lain. Kita lakukan
pembinaan agar anak didik Kabupaten Serang bisa mengabdi disini,” katabTatu,
saat Orientasi Dewan Hakim MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Serang di Hotel Wisata
Baru, Kota Serang, Rabu (07/02/2018).
Menurut Tatu, penilaian dan keputusan dewan hakim MTQ
merupakan keputusan yang bersifat final dan
tidak dapat diganggu gugat. Oleh karena itu, Dewan Hakim harus bersikap
objektif, cermat, jujur, adil,
transparan, dan tidak melakukan kecurangan saat penilaian kepada peserta dan
membuat standar penilaian yang jelas, serta memberikan penilaian sebagaimana
ikrar janji dewan hakim.
“Kedudukan dewan hakim dalam pelaksanaan MTQ memiliki peran
strategis untuk pembinaan prestasi para kafilah secara profesional dan
objektif,” jelasnya.
Selain itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra)
Kabupaten Serang Raden Lukman Harun mengatakan, penekanan Bupati Serang kepada
Dewan Hakim agar bersikap profesional dan jujur saat penilaian kepada peserta
harus dipatuhi. Karena, kafilah yang juara pada step kali ini akan menjadi duta
bagi Kabupaten Serang.
Saat ini, lanjut Lukman, kami tengah menyiapkan 118 orang untuk dewan hakim yang terdiri dari
akademisi, lembaga keagamaan, pondok pesantren, dan tokoh masyarakat. Kami juga
melibatkan unsur perempuan yang menjadi dewan hakim di 14 cabang.
“Seluruh pelaksanaan sudah siap, hanya tinggal pelaksanaan
pada 12 – 16 Februari mendatang,”
katanay. (emde)
