Akses Menuju Wisata Tasikardi, Baru Dua Bulan Dibenerin Sudah Rusak Lagi
0 menit baca
Bantenekspose.com - Warga keluhkan kondisi jalan yang kian
rusak menuju kawasan wisata Tasikardi, tepatnya di Desa Margasana, Kecamatan
Kramatwatu, Kabupaten Serang. Selain jalan utama bagi para wisatawan yang hendak berkunjung ke
situs cagar budaya Tasikardi dan Pangindelan peninggalan Sultan Maulana
Hasanudin Banten, juga merupakan jalan alternatif menuju wisata religi Banten
Lama.
Menurut warga setempat, Pei, kerusakan jalan semakin parah
sejak truk pengangkut pasir sering melintas. Sebelumnya, kondisi jalan memang sudah rusak dan sempat
ditambal menggunakan pasir dan batu (sirtu). Namun, baru dua bulan diperbaiki
jalan malah rusak dan semakin parah seperti sekarang ini.
"Akibatnya, selain terkena masalah debu dan lumpur dari
jalan, warga di sini juga setiap waktu terganggu kenyamanannya oleh suara
bising dan getaran dari lalu lalang truk-truk angkutan pasir dan batu
itu," kata dia, saat ditemui
wartawan di Desa Margasana, Kramatwatu,
Serang. Selasa (6/2/18).
Jalan ini merupakan jalan utama, tambah Pei, sehingga sering
dilalui mobil atau motor yang akan berkunjung ke Tasikardi maupun Banten Lama.
"Apalagi menjelang malam Jum'at biasanya ramai dan
banyak mobil, hingga mengakibatkan jalan menjadi cepat rusak," ucap Pei.
