6 Tahun Sudah Monika Terbaring Lemas, Tak Ada Biaya Terpaksa Dirawat di Rumah
0 menit baca
Bantenekspose.com – Monika
Maharani, bocah berumur 6 tahun asal Kampung Ciodeng, RT/RW 02/01, Desa
Ciodeng Kecamatan Sindangresmi , Kabupaten Pandeglang, kini hanya bisa
berbaring lemas di tempat tidurnya. Tak seperti bocah seusianya, 6 tahun sudah
ia tidak bisa berjalan dan hanya berbaring. Anak berusia 6 tahun itu, merupakan
anak ketiga dari pasangan Asnamin dan Karnawati
Karnawati Sang ibu mengatakan, Monika mengalami sakit
semejak lahir, 6 tahun yang lalu. Waktu
itu, pihak keluarga sudah membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah
Pandeglang. Namun tak ada perkembangan kesehatan pada Monika. Akhirnya, pihak
keluarga membawanya pulang untuk dirawat di rumah. Alasannya, pihak keluarga
sudah tidak punya uang lagi untuk membiyayai pengobatan Monika.
“ Semejak lahir Monika sudah mengalami sakit, kami membawanya
ke RSUD Berkah Pandeglang. Monika sempat dirawat didalam inkubator selama satu
minggu, namun tak ada perkembangan. Melihat kondisi keluarga kami yang sudah
tak punya uang lagi untuk membiayai pengobatan, kami membawanya pulang untuk dirawat di rumah,”
ungkap Karnawati sang ibu, saat di temui di kediamannya, Jum’at ( 16/02/2018).
Lebih lanjut Karnawati menjelaskan, Monika tidak seperti
anak pada umumnya yang di usia 6 tahun mungkin sedang aktif-aktifnya bermain,
dia juga tidak bisa berbicara seperti anak-anak seusianya. Terkadang monika
seperti mengalami kejang, seketika itu pun ia menangis. Hampir tiap malam saya tidak pernah bisa tidur, karena berusaha
untuk menenangkan Monika yang selalu menangis di malam hari yang mungkin
mengalami kesakitan.
“ Hampir setiap malam saya tak pernah tidur karna berusaha
menenangkan dan menjaga monika yang terkada mengalami kejang – kerjang dan
menangis. Ketika Monika lapar, dia cuma menangis.Kami pun sudah tahu akan
kondisinya ketika sedang lapar. Makanan yang kami berikan pun hanya bubur yang
dibuat sendiri di rumah,” terangnya.
Pantauan Bantenekspose.com di kediaman monika, bentuk fisik
monika tidak seperti pada umumnya. Pada tulang punggungnya seperti melengkung
dan terlihat lemas. Monika juga sering mengalami kaget jika ada hal-hal yang
bersuara keras dalam seketika.
Pihak keluarga mengaku, belum tahu secara pasti penyakit
yang diderita Monika. Karena pihak keluarga tidak punya biaya untuk
mengeceknya. P asangan Asnamin dan Karnawati, hanya bisa berharap ada yang bantu, baik itu dari pihak Pemerintah maupun
para dermawan.
