Waspada…….., Jalan Aweh Rawan Jambret
0 menit baca
![]() |
| WASPADA...!!! di ruas jalan Aweh, Rangkasbitung belakangan ini sering terjadi aksi penjambretan. Sasaran pelaku, kebanyakan ibu rumah tangga. |
Bantenekspose.com – Sedikitpun tak terbersit di pikiran,
bila siang itu naas bakal menimpanya, sehabis menukar uang di BRI. Apa hendak
dikata, saat ia mau belanja sembako, jambret pun beraksi. Akibatnya, uang buat
belanja dan biaya anaknya melayang.
Peristiwa itu dialami seorang ibu rumah tangga di
Rangkasbitung, Heti Prihatini, yang
menjadi korban penjambretan di jalan Maulana Yusuf, Kampung
Babakan Kalapa, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar. Akibat peristiwa tersebut
korban menderita kerugian Rp 12 juta yang tersimpan dalam sebuah dompet besar
yang sedang dipegangnya.
"Tadinya saya mau belanja sembako. Terus ngambil dompet
dari dalam jok, gak lama dua orang naik sepeda motor Satria P, langsung
merampas paksa terus lari ke arah Cimarga dan saya kejar tapi gak kena," kata
Heti korban jambret di kediamannya di Kampung Babakan Kalapa, Kamis (11/1).
Heti mengatakan, jambret berhasil kabur karena tadi itu
gugup. Bukannya berteriak maling malahan hanya manggil-manggil saja.
"Hei, hei, hei sambil di kejar tapi gak ke kejar
soalnya ngebut. Coba kalau teriak maling pastinya ketangkep itu jambret," katanya.
Dikatakan Heti, dompet yang berhasil di bawa kabur berisi
uang sebesar Rp 12juta . Lalu ATM suami atas nama Juliani, STNK motor Revo
nomor polisi A3617PU dan barang berharga lain.
"Saya harap pelaku bisa cepet ketangkap soalnya sudah
meresahkan karena kejadian penjambretan buka kali ini saja tapi sudah kesekian
kali. Dugaan saya jambret sudah membuntuti dari Bank BRI. Karena tadi saya baru
pulang nukar uang terus saya masukin ke- dalam jok motor, begitu sampai di kios
sembako saya buka jok gak lama berselang langsung dirampas pelaku, sambil
melayangkan tendangan kaki cuman untungnya gak kena saya," katanya.
Heti mengatakan, uang yang dibawa pelaku merupakan uang
modal kreditan dan biaya bulanan untuk sekolah anak.
Ita Nurpianti, warga lainnya menambahkan, aksi jambret
dijalanan aweh sudah meresahkan. "Soalnya menjadi korban bukan kali ini
saja. Sebelumnya juga Ibu Sri warga Aweh kena jambret terus sebelumnya seorang
ibu lagi berjalan di jalanan aweh sama korban jambret, pelakunya sama
menunggangi sepeda motor," katanya.
Ita menambahkan, jalanan aweh sekarang rawan aksi jambret. "Sasarannya kebanyakan IRT yang bawa dompet. Saya harap
pelaku segera ditangkap karena sudah meresahkan," katanya.
Kapolsek Rangkasbitung AKP Tomi Hadi Sumpena menuturkan,
pihaknya turut prihatin atas musibah yang menimpa warga."terkait aksi jambret
yang dinilai sudah meresahkan akan menjadi atensi jajarannya untuk segera
menangkap pelaku," katanya (kohar)
