Warga Pertanyakan Pemagaran Rencana Tambak Udang di Desa Pagelaran
0 menit baca
Bantenekspose.com - Pemanfaatan dan Pengembangan potensi
sumber daya perairan pantai dan laut, menjadi paradigma baru pembangunan masa
sekarang yang harus dilaksanakan secara rasional dan berkelanjutan. Kebijakan
ini sangat realistis karena didukung oleh fakta, dengan adanya potensi sumber
daya laut dan pantai yang masih cukup besar peluangnya, untuk pengembangan di
bidang perikanan baik penangkapan maupun usaha budidaya khususnya budidaya
tambak.
Tersiar kabar tentang rencana pembangunan tambak udang PT. Sukses
Damai Bahari tepatnya di sekitar pesisir Karangnawing Desa Pagelaran Kec.
Malingping, Lebak.
Ketua RT. 03 Cihuni Desa Pagelaran, Inong mengungkapkan,
dirinya menyambut baik akan rencana pembangunan tambak udang, dengan harapan bisa
membantu pendapatan warga, apalagi kalau sampai bisa mengurangi pengangguran
(menyerap tenaga kerja) di daerahnya.
"Saya sangat menyambut baik soal rencana pembangunan
tambak udang, karena dengan adanya perusahaan tambak udang diharapkan akan bisa
membantu perekonomian warga. Tapi saya juga berharap agar pihak perusahaan
benar-benar mau bersinergis dengan wilayah sekitar, dan tidak merugikan warga
serta tidak menutup jalan akses menuju pantai," kata inong, saat
diwawancara di Desa Pagelaran Kecamatan Malingping, Lebak, Senin (29/1/18).
Hal senada di ucapkan oleh Ketua RT Kampung Nambo Desa
Pagelaran, Ades, selama itu tidak merugikan warga dan bisa meningkatkan
pendapatan warga maka saya akan mendukungnya.
"Yang terpenting jangan sampai akses jalan menuju ke
pantai terganggu, dan pihak perusahaan juga harus meminimalisir dampak negatif
dari tambak itu sendiri," ucap Ades.
Salah satu kepercayaan dari pihak perusahaan tambak, H.
Farid Maulana mengungkapkan, pihaknya mengaku, bahwa jika perusahaan tambak
berdiri tentu akan berusaha untuk bekerja sama dengan pihak pemerintahan, dan
warga di lingkungan sekitar.
"Kami selaku pihak perusahaan tentu akan betul-betul
mengikuti semua proses perijinan, dan tentu saja dengan berdirinya perusahaan tambak
di Desa Pagelaran akan meningkatkan Pendapatan Asli Desa, serta bisa
berkontribusi (memberikan) manfaat untuk masyarakat.
Kami juga tidak ingin ada pihak yang dirugikan baik itu soal
akses jalan pantai maupun mata pencaharian warga sekitar. Kami mengajak kepada
semua pihak untuk bekerja sama untuk bisa saling menguntungkan dan menciptakan
peluang kerja," lanjutnya.
Menyikapi soal pemagaran yang saat ini dipertanyakan oleh
sebagian kalangan, tambah Farid, pihaknya mengaku akan meninjau ulang.
"Dari kemarin saya juga sering mendapatkan pertanyaan
soal pemagaran ini. Namun demikian, pihak perusahaan akan meninjau ulang. Kita Sekarang lagi menunggu yang dari pusat
untuk datang kesini. saat ini kami sudah memberikan akses jalan untuk menuju pantai,"
pungkasnya.
