Soal RSUD Malingping, Ini Kata Inspektorat Banten
0 menit baca
Bantenekspose.com – Seperti diberitakan sebelumnya, atap gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Malingping yang baru saja selesai dibangun, kini sudah banyak yang bocor.
Padahal, pembangunan gedung tersebut menelan anggaran cukup pantastis, kurang
lebih sekira Rp 54 Miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah (APBD) Banten tahun 2017.
Pejabat Pembuat Komitmen
(PPK) pembangunan Gedung RSUD Malingping, dr Sobran Yulindra tidak menampik
kondisi tersebut. Namun dia menegaskan bahwa hingga saat ini semua kerusakan
itu masih tanggungjawab kontraktor.
Lantas bagaimana menurut Inspektorat Banten? Jum’at kemarin (26/1)
bantenekspose.com mengonfirmasikan soal ini ke Kepala Inspektorat Provinsi
Banten Kusmayadi. Kepala Inspektorat, mengaku belum menerima laporan hasil
pemeriksaan.
“Belum, kita belum menerima laporan hasil pemeriksaan,” kata
Kusmayadi.
Tak lama kemudian, Kusmayadi langsung melakukan komunikasi
dengan pihak RSU Malingping. Hasil komunikasi tersebut disampaikan kepada
Bantenekspose.com. “Menurut pihak RSU Malingping, masih ada waktu pemeliharaan
serta uang retensI 5% untuk pemeliharaan. Bahkan saat ini, pihak perusahaan
dalam proses perbaikan. Itu kata pihak rumah sakit,”ujar Kusmayadi
Saat disinggung, bila uang retensi 5%, bukan berarti
pelaksana sengajai lalai dalam melaksanakan pembangunan ditoleransi, Kepala Inspektorat
Banten Kusmayadi, mengiyakan. (Mulya)
