Siapkan Calon Pemimpin, BEM STIT Islamic Village Gelar LDKM 2018
0 menit baca
Bantenekspose.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Sekolah
Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Islamic Village, kembali mengadakan kegiatan
rutin, yakni acara Latihan Dasar
Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) tahun 2018. Dengan tema "One Step To Be A
Leader" (karena mahasiswa hari ini adalah pemimpin masa depan). Acara
tersebut di gelar di Villa Coolibah, komplek 38 Cianjur, Kecamatan Cimacan,
Kabupaten Cianjur.
LDKM itu merupakan acara resmi yang di buat oleh Kampus STIT
Islamic Village, yang di amanahkan kepada BEM untuk menjadi panitia
penyelenggara LDKM tahun 2018 yang mana harus bisa menggali dan membuat
generasi pemimpin di tahun selanjutnya.
Ketua BEM STIT Islamic Village, Ade Kurniawan menegaskan.
LDKM tahun 2018 harus mengenai sasaran dan harus ada hasil yang didapat setelah
selesai LDKM, Jangan sampai agenda rutin itu
tidak membuahkan hasil dan menjadi acara seremonial.
"Saya berharap setelah berakhir acara ini, harus ada
salah satu dari kalian yang berada disini untuk bisa menjadi pemimpin nantinya.
Jangan sampai gagal. Kuncinya sangat simple jika ingin menjadi pemimpin. Kita
ini bisa karena terbiasa, dan kita sukses karena disiplin. Itulah prinsip seorang
pemimpin dalam membangun kemajuan sebuah bangsa," ungkapnya Senin (15/01)
Tujuan LDKM, Sambung Ade, untuk mencetak calon - calon
pemimpin di masa depan yang berintegritas dan berpikiran kritis. Melatih
kedisiplinan, membuka wawasan, serta menjadikan sebagai seorang pemimpin yang
bisa bekerja sama.
"Pemimpin yang bisa bekerja sama bukan pemimpin yang
individualis. Karena kepanjangan L dalam LDKM adalah sebuah Latihan bukan
Liburan," imbuh Ade
Sementara itu, Siska Marini, Ketua Pelaksana LDKM menambahkan,
Hari ini adalah hari spesial untuk BEM,
karena BEM mempunyai beban dan rasa tanggung jawab kepada kampus Islamic
Village untuk menjadikan semua yg ada disini sebagai pemimpin di masa
depan.
"Saya berharap dan meminta kepada kawan - kawan yang
sedang mengikuti kegiatan LDKM saat ini untuk bisa menjadi sosok pemimpin di
masa depan. Karena kalau bukan kita, lalu siapa yang ingin menjadi
pemimpin," pungkasnya. (mad/dam)
