Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Malingping, Desak Pemkab Lebak Wujudkan Pos Damkar
0 menit baca
![]() |
| Kebakaran ruko di pasar Simpang Malingping, Kabupaten Lebak tadi malam (ist) |
Bantenekpose.com – Wacana pembentukan Wilayah Manajemen
Kebakaran (WMK) dan pendirian pos - pos pemadam kebakaran (Damkar) di wilayah
Lebak selatan, harus segera diwujudkan oleh Pemkab Lebak.
Hal tersebut menurut Mohamad Iyos Rosyid ketua Laskar Merah
Putih Indonesia (LMPI) Markas Anak Cabang (MAC) Kecamatan Malingping, sangat
mendesak. Sebab, kata Yosa panggilan akrabnya, dengan terwujudnya pembentukan
WMK dan adanya pos - pos pemadam kebakaran, hal itu akan meminimalisir kerugian
masyarakat akibat kebakaran.
Menurutnya, keberadaan Pos Damkar di wilayah Lebak selatan
khususnya di wilayah Kecamatan Malingping sudah sangat mendesak.
"Miris jika kami melihat kondisi kebakaran yang
menghanguskan hampir tiga unit ruko semalam, api tidak dapat cepat dipadamkan
karena tidak ada mobil Damkar. Api yang besar melalap hampir tiga unit ruko,
hanya ditangani satu mobil pengangkut air bersih yang berupaya memadamkan api
dibantu oleh warga dengan alat seadanya,"ujar Yosa.
Oleh karenanya lanjut Yosa, wacana pembentukan WMK dan
pendirian Pos Damkar di Lebak selatan sudah harus segera diwujudkan oleh Pemkab
Lebak.
"Kami berharap nantinya Pos Damkar itu berada di
wilayah Kecamatan Malingping, sebab dengan jumlah dan kepadatan penduduk sudah
layak terdapat Pos Damkar. Selain itu, bila Pos Damkar nanti berada di wilayah
Kecamatan Malingping akan dapat mencaver beberapa wilayah lainnya seperti,
Kecamatan Wansalam, Cijaku, Cigemblong dan Banjarsari dan Kecamayan
Cihara,"tukasnya
Seperti diketahui, peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul
21.00 WIB, Jumat malam tadi (5/1/2018) yang menghanguskan dua unit ruko
pedagang sembako dan gas elpiji.
Api yang berkobar cepat diduga berasal dari korsleting
listrik, hanya ada satu unit mobil air bersih milik PDAM setempat saat kejadian
yang berupaya memadamkan api.Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa
kebakaran tersebut karena pemilik ruko saat kejadian sudah pulang ke rumah. (kohar).
