Ini Kata Kang Syaf: Potensi Kecamatan Kasemen Belum Digali Maksimal
0 menit baca
Bantenekspose.com
- Kecamatan Kasemen di cap sebagai salah satu kecamatan yang miskin, kumuh.
Padahal Kasemen adalah salah satu kecamatan di Kota Serang yang memiliki lahan
(potensi) pertanian. Ucapan itu pun sering dilontarkan atau menjadi polemik
dilingkungan elit politik, apalagi pada momen menjelang pemilihan walikota
(pilwakot) Serang.
Menurut salah satu calon walikota Serang, H. Syafrudin kerap disapa
Kang Syaf mengatakan, ini sudah menjadi perbincangan dari tiga tahun yang lalu.
"Kalau acuannya dari program pemerintah. Lalu, kenapa kecamatan
Kasemen ini ada kemunduran. Artinya, banyak masyarakat miskin," kata Syaf
di kantor KPU Kota Serang, Rabu (10/1/18).
"Kami lihat, yang menggali potensi dikawasan Kasemen sebenarnya
belum maksimal. Di Kasemen itu kan mayoritas masyarakat petani. Tapi, kenapa
tidak ada hujan kekeringan, kemudian turun hujan kebanjiran," lanjutnya.
Ini yang harus ditata, kata kang syaf, bagaimana kalau turun hujan
tidak banjir, dan musim kemarau juga tetap ada air (mengalir).
Untuk mengurangi angka kesmiskinan, kata Kang Syaf, berarti potensi masyarakat harus kita gali, dan ditingkatkan, agar masyarakat itu tidak ada yang miskin. Seperti di sektor pertanian, nanti bisa tiga kali dalam setahun, sehingga potensi untuk menyerap tenaga kerja banyak, karena pertaniannya juga lancar
"Hal ini butuh solusi, sebetulnya solusinya kecil sekali, kan ada
aliran air (irigasi) atau saluran air. Ya itu tinggal dimaksimalkan saja,
supaya ketika musim hujan masyarakat tidak kebanjiran dan musim kemarau tidak
kekeringan," tutupnya. (emde)
