Imam Nurhakim: Lembaga yang Didanai Duit Rakyat Harus Netral
0 menit baca
Bantenekspose.com
– Menyongsong
pemilihan bupati Kabupaten Lebak, Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) meminta,
seluruh lembaga yang didanai dari APBD/APBN harus bersikap netral.
Demikian dikemukakan Ketua Umum
Kumala, Imam Nurhakim kepada sejumlah wartawan. Menurutnya, Pejabat
ASN, BUMD Kepala Desa, Atau lembaga yang di danai APBD Untuk Menjaga
Indepedensi dalam Pilkada serentak 27 juni 2018 mendatang.
Pemilihan
Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Provinsi Banten ada Empat
Kota/Kababupaten yaitu Kota Serang, Kabupaten Tanggerang, Kota Tanggerang dan
Kabupaten Lebak, pesta demokrasi yang terjadi di beberapa daerah terjadi calon tunggal
itu sudah di atur dalam Perundang-undangan.
"Sebagai
warga yang baik taat terhadap aturan tidak harus meyalahkan siapapun,baik
SDM Masyarakat, Partai atau mahar politik yang terlalu besar," kata
Ketua umum Kumala, Imam Nurhakim.
Menurut
Imam,dalam pesta demokrasi Kumala meminta kepada Pejabat ASN, BUMD, Kepala
Desa, KTP, atau Lembaga lain yang di dadanai APBD dan APBN untuk tidak memihak
kepada calon. Jangan takut intimidasi dan ancaman apalagi Anggota
komisioner Komisi Transparasi dan Partisipasi (KTP) merupakan lembaga
independen jangan menjadi tim sukses di Pilkada karena integritas dan
indepedenya hilang.
"Jika
memang masih mau menjadi tim sukses di Pilkada untuk menjaga indepeden lembaga
lebih baik memundurkan diri terlebih dahulu dan jika masih mau menjadi anggota
komisioner harus netral," tegas Imam. (li-Red)
