Habiskan Anggaran Rp 54 Miliar, Gedung Baru RSUD Malingping Banyak yang Bocor
0 menit baca
Bantenekspose.com – Atap gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Malingping yang baru saja selesai dibangun, kini sudah banyak yang
bocor. Padahal, pembangunan gedung tersebut menelan anggaran cukup pantastis,
kurang lebih sekira Rp 54 Miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah (APBD) Banten tahun 2017.
Dalam pantauan, Senin (22/01), atap yang bocor pada gedung milik
Pemerintah Provinsi Banten itu ada di bagian lantai tiga. Selain bocor, tembok
pada sudut bangunan terdapat retakan dan cat pelafonnya sudah sedikit
mengelupas. Lalu pada bagian luar lantai tiga itu atapnya belum dipasang plafon
dan pada atap lantai paling tinggi penutup ujung gentengnya sudah ada yang
lepas. Ada banyak rembesan juga di beberapa ruangan, tapi yang
terparah itu ada di lantai tiga.
Diperoleh Informasi, gedung dengan kondisi seperti
itu sudah diserahterimakan dari PT Nindya Karya selaku kontraktor pelaksana ke
pihak RSUD Malingping.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan
Gedung RSUD Malingping, dr Sobran Yulindra tidak menampik kondisi tersebut.
Namun dia menegaskan bahwa hingga saat ini semua kerusakan itu masih
tanggungjawab kontraktor.
“Untuk sekarang ini memang masih dalam waktu perawatan
pekerjaan selama enam bulan dan kalau ada bocor memang mungkin ada yang bocor
dan itu bisa diperbaiki penyedia karena masih ada tanggungjawab. Jadi kondisi
cuaca yang hujan terus bisa menjadi koreksi pekerjaan yang dulunya belum
ketahuan kondisi kelemahan gedungnya jadi bisa diketahui kekurangannya dan
diperbaiki dan dirapihkan lagi,” jelasnya.
Dijelaskan Sobran, pembiayaan untuk pemeliharaan itu didanai
dari uang jaminan sebesar lima persen dari pagu anggaran, dan hal itu sudah
diatur dalam peraturan presiden (Perpres).
“Di dalam perpres pengadaan barang dan jasa itu di dalam
kontrak pekerjaan ada klausul masa perawatan dari pekerjaan fisik yg mana dgn
jaminan liam persen dari pagu itu untuk mereka perbaiki kekurangan yang timbul
dari pekerjaan,” sambungnya.
Terkait plafon di luar lantai tiga yang belum terpasang itu
sebenarnya tidak demikian. Tidak adanya plafon di atap luar lantai tiga itu
dikarenakan sedang ada perbaikan.
“Mungkin ada perbaikan kerja ducting yang akibat bocor harus
dibuka lagi dan itu semua pekerjaan kemaren sudah dilihat oleh konsultan
pengawas dan dilaporkan ke saya untuk kita ajukan ke NK,” katanya. (SAM)

