NEWS

Bersitegang di Nasional, Namun Harmonis di Daerah

Ideologi kalah oleh kepentingan. Bahkan, semua partai diborong oleh satu orang calon saja, tentu semata-mata demi mengamankan posisi sehingga dibelilah semuanya itu. Kebanyakan yang seperti ini, dilakukan oleh incumbent yangg berusaha untuk mempertahankan kekuasannya, sehingga tidak mengindahkan nilai-nilai demokrasi yg selama ini telah dibangun oleh para tokoh, ulama, aktivis dan cendekia. Sungguh fenomena yang jarang sekali terjadi di dunia nyata maupun dunia maya. Bukan menyalahkan calon tunggal, penyelenggara atau partai politik, penulis lebih mempermasalahkan prosesnya.

Kenapa untuk maju dalam perhelatan pilkada, seringkali figur yang potensial banyak terbentur oleh aturan. Ada yg bilang dipersulit untuk jalur independent. Ada juga yg terlalu mahal dalam membeli perahu.

Dalam kontestasi politik memang semua partai orientasinya hanya menang, menang dan menang. Tak jarang, mereka lebih memilih untuk berkoalisi demi memenangkan pasangan calon untuk mengamankan posisi. Ketika calon tunggal yang tampil, merupakan sosok pemimpin yang berintegritas, berkualitas dengan kinerja yang unggul, tentu tidak terlampau merisaukan. Akan tetapi, terbuka pula kemungkinan bahwa calon itu merupakan hasil kongkalikong disertai pragmatisme partai politik.

Patutkah kita berharap kepala daerah, yang didapatkan dari hasil kolusi tersebut bakal mengelola pemerintahan dengan bersih? Yang sangat mungkin terjadi ialah, pemerintahan akan berjalan seperti di Kabupaten Klaten. Setiap jabatan diberi label harga. Tiap proyek ada tarifnya. Hasilnya masuk kantong pribadi atau kelompok tertentu.

Satu hal yang mesti digaris bawahi, hari ini parti politik gagal untuk membentuk kader mereka menjadi berkualitas, tak ada sosok yg menjadi figur untuk kedepannya.

Kompetisi macam apa ini? Jika bungbung kosong menang maka itu adalah ketidakmungkinan. Tapi ketika calon tunggal menang, maka sungguh kekuasaannya melenggang abadi.

Selamat datang dinasti…….















Penulis : Fikram Albantani, Koordinator Pro-Demokrasi Banten
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar