Bersitegang di Nasional, Namun Harmonis di Daerah
0 menit baca
Ideologi kalah oleh kepentingan. Bahkan, semua partai
diborong oleh satu orang calon saja, tentu semata-mata demi mengamankan posisi
sehingga dibelilah semuanya itu. Kebanyakan yang seperti ini, dilakukan oleh incumbent yangg berusaha untuk
mempertahankan kekuasannya, sehingga tidak mengindahkan nilai-nilai demokrasi
yg selama ini telah dibangun oleh para tokoh, ulama, aktivis dan cendekia. Sungguh
fenomena yang jarang sekali terjadi di dunia nyata maupun dunia maya. Bukan
menyalahkan calon tunggal, penyelenggara atau partai politik, penulis lebih
mempermasalahkan prosesnya.
Kenapa untuk maju dalam perhelatan pilkada, seringkali figur
yang potensial banyak terbentur oleh aturan. Ada yg bilang dipersulit untuk
jalur independent. Ada juga yg terlalu mahal dalam membeli perahu.
Dalam kontestasi politik memang semua partai orientasinya
hanya menang, menang dan menang. Tak jarang, mereka lebih memilih untuk
berkoalisi demi memenangkan pasangan calon untuk mengamankan posisi. Ketika
calon tunggal yang tampil, merupakan sosok pemimpin yang berintegritas,
berkualitas dengan kinerja yang unggul, tentu tidak terlampau merisaukan. Akan
tetapi, terbuka pula kemungkinan bahwa calon itu merupakan hasil kongkalikong
disertai pragmatisme partai politik.
Patutkah kita berharap kepala daerah, yang didapatkan dari
hasil kolusi tersebut bakal mengelola pemerintahan dengan bersih? Yang sangat
mungkin terjadi ialah, pemerintahan akan berjalan seperti di Kabupaten Klaten.
Setiap jabatan diberi label harga. Tiap proyek ada tarifnya. Hasilnya masuk
kantong pribadi atau kelompok tertentu.
Satu hal yang mesti digaris bawahi, hari ini parti politik gagal untuk membentuk kader mereka menjadi berkualitas, tak ada sosok yg menjadi figur untuk kedepannya.
Kompetisi macam apa ini? Jika bungbung kosong menang maka
itu adalah ketidakmungkinan. Tapi ketika calon tunggal menang, maka sungguh
kekuasaannya melenggang abadi.
Selamat datang dinasti…….
Penulis : Fikram Albantani, Koordinator Pro-Demokrasi Banten

