NEWS

Ternyata………Cemindo Gemilang Ingkari Kesepakatan Dengan Kementerian PUPR

Kepala BBPJN VI wilayah Banten-DKI Jakarta-Jawa Barat, Ir Atyanto Busono, MT
Bantenekspose.com – Ternyata, perusahaan produk semen di penghujung selatan Kabupaten Lebak itu,telah ingkar janji. Yang ini adalah soal pembangunan ruas jalan nasional Bayah – Cibareno, Desa Darmasari dan Desa Pamubulan Kecamatan Bayah. Wajar,bila di ruas ini masih belum mulus. Ternyata, bukan warga setempat saja yang dibohongi. Tidak tanggung-tanggung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ternyata merasa dibohongi.

Itu pula yang mengemuka dari Kepala BBPJN VI wilayah Banten-DKI Jakarta-Jawa Barat, Ir Atyanto Busono, MT usai menghadiri acara rapat koordinasi (Rakor) pembangunan ekonomi daerah di Kantor Bank Indonesia (BI) wilayah Banten, Kamis, (21/12).

Dikatakan Atyanto Busono, PT. Cemindo Gemilang ingkar janji dalam pembangunan ruas jalan nasional Bayah-Cibareno tepatnya di Desa Darmasari dan Desa Pamubulan, sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati.

“Pabrik semen tuh ingkar janji, kita sudah bikin kesepakatan. Waktu itu disaksikan Ombudsman, untuk pembangun jalan nasional dekat area pabrik semen. Harusnya tahun 2015 itu sudah dibereskan oleh pihak pabrik semen, tapi mereka ingkar janji,” kata Atyanto.

Atyanto melanjutan, pabrik semen merah putih, inkonsisten dari perjanjian yang telah disepakati. Pihak Kementerian PUPR sendiri sudah menghubungi Ombudsman RI untuk minta pertanggungjawaban pabrik semen itu, tapi malah ingkar janji.

“Akhirnya kata Atyanto, kita ambil alih lagi kewenangan untuk membangun jalan nasional tersebut,” paparnya.

Atyanto Busono juga mengancam, BBPJN akan tindak tegas pabrik semen merah putih kalau mereka masih ngotot menggunakan jalan nasional. Alasannya jelas, beban muatan dari angkutan pabrik semen melebihi kapasitas.

“Truk Semen merah putih tidak boleh menggunakan jalan nasional, Kalau ia terus memaksa, akan kami tindak. Dan tahun depan akan kami mulai pembangunannya,” jelasnya.


Dijelaskan Atyanto, PUPR sudah membangun sepanjang 2 kilo meter, “saat ini telah dibangun sepanjang 2 kilo meter, dan tahun depan sudah kami anggarkan lagi untuk dibangun, agar kenyamanan warga kabupaten lebak terus kami layani,” kata Atyanto. (d2-sg)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar