NEWS

PUPM, Upaya Stabilisasi Harga Pangan Pokok

Bantenekspose.com - Harga komoditas pangan selalu berfluktuasidan berdampak secara langsung pada petani sebagai produsen, pengolah pangan, pedagang hingga konsumen. Fluktuasi pasokan dan harga pangan yang tidak menentu akan mempengaruhi pengendalian inflasi.

Kenaikan harga bahan pangan digolongkan sebagai komponen inflasi bergejolak (volatilefoods), karena sifatnya yang mudah dipengaruhi oleh masa panen, gangguan alam dan harga komoditas bahan pangan domestik dan internasional.

“Oleh karena itu, Pemerintah melakukan berbagai upaya dan kebijakan baik bersifat jangka pendek maupun jangka panjang untuk menjaga stabilitas harga pangan pokok dan strategis, yang salah satunya dengan program pengembangan upaya pangan masyarakat (PUPM),” ungkap H. Kosim Ansori, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak dalam acara Pertemuan Evaluasi Penumbuhan dan Pengembangan Kabupaten Lebak Tahun 2017.

Kegiatan PUPM secara tidak langsung berperan dalam mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan pokok (stabilisator), menyerap produk pertanian dengan harga yang layak dan menguntungkan petani khususnya bahan pangan pokok dan strategis, dan memberikan kemudahan akses konsumen/masyarakat terhadap bahan pangan pokok dengan harga yang wajar.

Menurut Dani Hendarman, selaku Kepala Bidang Distribusi dan Pemanfaatan Pangan, “Kegiatan PUPM di Kabupaten Lebak telah dilaksanakan sejak tahun 2016 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 25 Gapoktan, yang tersebar di wilayah Kabupaten Lebak. Berkat komitmen kelompok dan Pendamping serta dukungan Pemerintah Daerah, capaian pasokan ke TTI Jabodetabek dan TTI lokal baik tahap penumbuhan maupun tahap pengembangan dapat mencapai target yang diharapkan”. (kohar)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar