PUPM, Upaya Stabilisasi Harga Pangan Pokok
0 menit baca
Bantenekspose.com - Harga komoditas pangan selalu
berfluktuasidan berdampak secara langsung pada petani sebagai produsen,
pengolah pangan, pedagang hingga konsumen. Fluktuasi pasokan dan harga pangan
yang tidak menentu akan mempengaruhi pengendalian inflasi.
Kenaikan harga bahan pangan digolongkan sebagai
komponen inflasi bergejolak (volatilefoods), karena sifatnya yang mudah
dipengaruhi oleh masa panen, gangguan alam dan harga komoditas bahan pangan
domestik dan internasional.
“Oleh karena itu, Pemerintah melakukan berbagai upaya
dan kebijakan baik bersifat jangka pendek maupun jangka panjang untuk menjaga
stabilitas harga pangan pokok dan strategis, yang salah satunya dengan program
pengembangan upaya pangan masyarakat (PUPM),” ungkap H. Kosim Ansori, Kepala
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak dalam acara Pertemuan Evaluasi
Penumbuhan dan Pengembangan Kabupaten Lebak Tahun 2017.
Kegiatan PUPM secara tidak langsung berperan dalam
mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan pokok (stabilisator), menyerap
produk pertanian dengan harga yang layak dan menguntungkan petani khususnya
bahan pangan pokok dan strategis, dan memberikan kemudahan akses
konsumen/masyarakat terhadap bahan pangan pokok dengan harga yang wajar.
