Penerbit Yudhistira Akui Keliru Penulisan Yerusalem Ibukota Israel
0 menit baca
Bantenekspose.com
- Penerbit Yudhistira secara tegas mengakui kesalahan dalam penerbitan buku IPS
SD, yang memuat informasi Yerussalem sebagai ibukota Israel. Permintaan maaf
disampaikan langsung oleh Djadja Subagdja mewakili Penerbit Yudhistira kepada
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Komisoner
KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan, penerbit ini secara tegas
meminta maaf dan mengakui bahwa buku yang dilaporkan ke KPAI adalah buku
terbitan Yudistira. Buku ini menampilkan tabel negara-negara di Benua Asia yang
terdiri atas tiga kolom yaitu kolom nomor, nama negara dan nama ibukota negara.
Nama
negara diurut sesuai abjad, negara Israel pada urutan nomor 7 dan di kolom
ibukota tertulis Jerusalem. Sedangkan Negara Palestina di urutan no 12 dengan
ibukotanya hanya diisi tanda strip (-) alias kosong.
“Buku
tersebut diakui belum didaftarkan ke Pusat Buku dan Kurikulum (Pusbukkur
Kemendikbud RI), sehingga Penerbit Yudhistira menyatakan bertanggungjawab penuh
atas isi buku tersebut dan sudah melakukan revisi buku tersebut. Revisinya
adalah Ibukota Israel yaitu Tel Aviv dan ibukota Palestina yaitu Yerusalem,”
lanjut Retno, seperti dilansir edupost.id
Penerbit
Yudhistira, kata Retno, ternyata sudah mengirimkan surat penjelasan resmi
bernomor 12/Pnb-YGI/XII/2017 tertanggal 12 Desember 2017 yang menyatakan,
sumber data bahwa negara Israel ibukotanya Yerusalem dari world population
sheet 2010. Sumber itu diakui oleh pihak Yudistira sebagai bukan sumber yang
tepat sebagai referensi penulisan buku.
Penerbit
Yudhistira juga menyatakan akan menarik buku-bukunya dan mengganti dengan buku
baru yang sudah direvisi. Namun, saat ini masih terkendala akhir tahun dan banyak
sekolah sudah sibuk mengisi rapor dan akan pembagian rapor semester ganjil.
“Jadi
kemungkinan besar, baru bisa menarik dan mendistribusi buku pengganti pada
Januari 2018. Penerbit berjanji akan melaporkan proses tersebut ke KPAI sebagai
lembaga pengawas,” imbuh Retno.
