Keuntungan Berfikir Dengan Metode Ilmiah
0 menit baca
![]() |
| Penulis: Arif Hidayatullah Mantan Sekjen Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) |
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk
seseorang mendapatkan jawaban atas persoalan-persoalan yang dihadapi. Namun
pada akhirnya, hanya akan menjurus pada dua kesimpulan, yaitu tepat atau
keliru. Metode berfikir kemudian menjadi alasan dari ketetapan atau ketidak
tepatan itu, yang akan dibahas dalam paragraf selanjutnya. Namun, dengan
menggunakan metode berfikir yang benar, makan akan meminimalisir kesalahan.
Metode merupakan kata yang berasal dari Bahasa yunani yaitu;
meta yang memiliki arti sesudah atau di balik sesuatu, sedangkan hodos artinya
jalan yang harus di tempuh. Jadi bisa dikatakan bahwa metode adalah suatu
langkah (cara bertindak) yang diambil oleh seseorang sebagai suatu usaha untuk
merunutkan (sistemastiskan) sesuatu hal guna untuk mendapatkan jawaban.
Sedangkan Ilmiah adalah suatu pengetahuan yang berkesesuain
dengan keadaan dimana pengetahuan tersebut berada.
Sederhananya, metode ilmiah adalah suatu tindakan untuk
mengkonfirmasi terhadap sesuatu hal yang sudah ada sebelumnya dengan
menggunakan prosedur-prosedur atau aturan-aturan yang sudah disepakati, yang
bertujuan untuk membuktikan benar atau tidaknya suatu hal tersebut.
Maka sangat jelas, maksud diadakanya berfikir secara ilmiah
adalah untuk membuktikan sesuatu hal yang oleh sebagian orang sudah menganggap
benar namun sebagian ada yang menganggap tidak benar, sehingga mendapatkan
kesimpulan yang utuh karena sudah terkonfirmasi dengan jelas.
Berfikir secara ilmiah sejatinya sama dengan berfikir secara
objektif. Kedua-duanya memiliki semangat untuk mengungkapkan keadaan yang
sebenarnya tanpa adanya bumbu-bumbu. Kita contohkan ketika menerima sebuah
kabar atau informasi.
Bagi seseorang yang dengan konsisten menerapkan pola
berfikir ilmiah atau objektif, maka ia tidak akan secara mentah-mentah menelan
informasi/kabar tersebut. Orang tersebut pasti akan melakukan pengecekan baik
melalui nara sumber lain atau dengan langsung mengeceknya (investigasi).
Tujuannya adalah jelas, agar tidak ada kesalahan dalam
melakukan tindakan. Hal lain juga agar tidak terjadi kesalah pahaman. Sehingga
orang yang menggunakan metode ini, akan selalu mempertimbangkan setiap
gerak-geriknya yang bertujuan untuk meminimalisir kesalahan.
Dalam hal keilmuan misalnya, metode ilmiah memiliki tujuan dan
semangat agar ilmu pengetahuan terus berkembang. Sehingga peradaban manusia
akan terus berkembang, karena ilmu yang ada mampu menjawab setiap
persoalan-persoalan yang muncul. Pengetahuan yang ada mampu memberikan jalan
yang benar dalam mengarungi kehidupan. Itu sebabnya mengapa pengetahuan harus
terus dikembangkan.
Namun masih ada diantara kita yang belum menerapkan metode
berfikir ini. Masih ada saja yang bertindak dan berfikir berdasarkan apa yang
sudah ada, yang sekarang ini sering dinamai dengan istilah sumbu pendek.
Padahal jika Kita menilik sejarah peradaban manusia dalam konteks rumah saja,
Kita akan menemukan inovasi-inovasi dalam setiap masanya.
Mulai dari bertempat tinggal di Gua, membuat rumah di pohon,
rumah dari kayu Dan sekarang rumah bertembok. Itu adalah tradisi umat manusia
yang senan tiasa terus berubah Dan berkembang. Dan itu Pula yang membedakan
manusia dengan hewan. Lihat saja, cara hewan membuat runah dari dulu sampai
sekarang ini. Apakah ada perubahan?
