Dari Rakorda Banten, Disepakati Infrastruktur Jadi Prioritas
0 menit baca
Bantenekspose.com – Pemerintah Provinsi Banten mengadakan
rapat koordinasi daerah (Rakorda) Banten, bersama Bank Indonesia (BI) dan Kementrian
Koordinator bidang Kemaritiman, di kantor Bank Indonesia (BI) wilayah Banten, Palima,
Kota Serang.
Dari hasil Rakorda tersebut, menyepakati beberapa hal
penting yang akan diwujudkan dalam kebijakan yang konsisten dan bersinergi.
Demikian Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi, menyampaikan
hasil kesepakatan Rakorda Banten kepada awak media, di ruangan press conference
kantor BI wilayah Banten, Kamis (21/12/17) siang tadi. Disepakati dalam mendorong
kerjasama pemenuhan infrsatruktur dasar di pedesaan, berupa penyediaan tenaga
listrik, sarana dan prasarana (fasilitas) umum masyarakat, diantaranya sekolah,
rumah sakit, penyediaan air bersih, MCK kawasan pedesaan dan daerah wisata.
"Mempercepat pembangunan infrastruktur, yang mendukung
tumbuhnya sektor ekonomi potensial, beberapa proyek yang menjadi prioritas di
Banten, diantaranya jalan tol Serang - Panimbang, untuk mendukung kawasan
ekonomi khusus (KEK) Tanjung Lesung," ungkapnya.
Selain itu juga, mendorong pembangunan pelabuhan wisata,
peningkatan konektifitas jalan di Banten bagian selatan, yaitu perluasan jalan raya Bayah - Cibareno,
dan Cibaliung - Sumur.
Dalam jangka menengah panjang, tambah Rosmaya, percepatan
penyelesaian bendungan wadukarian Cindangheula, dan optimalisasi struktur yang
sudah ada, seperti reaktifasi konektifitas jalur kereta api, yaitu
Rangkasbitung - Labuhan - Saketi - Bayah.
"Daerah tersebut, dinilai yang berpotensi
mengakselerasi pengembangan pariwisata, industri dan pertanian di provinsi
Banten," tuturnya.
Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Deputi Gubernur BI, Deputi II
bidang Infrastruktur, Kemenko Kemaritiman, Gubernur Banten, dan Kepala BBPJN, Kementrian
PUPR wilayan Banten, DKI, dan Jabar. (emde)
