Hj Iti Octavia Launching Kabupaten Lebak Sebagai Kota Layak Anak
0 menit baca
Bantenekspose.com
- Bupati Lebak Hj. Iti
Octavia Jayabaya didampingi Wakil Bupati Lebak H. Ade Sumardi beserta jajaran
menghadiri sekaligus Melaunching Kabupaten Lebak Layak Anak dalam rangka peringatan
Hari Anak Nasional 2017 dengan mengusung tema "Perlindungan Anak Dimulai
Dari Keluarga" di Pendopo Setda Lebak, Jumat (17/11/2017)
Bupati Lebak mengatakan sebagai tunas, potensi, dan generasi
masa depan penerus cita-cita perjuangan bangsa, setiap anak memiliki hak hidup,
sekaligus tumbuh dan berkembang sebagai upaya mewujudkan anak-anak Kabupaten
Lebak yang sehat, Berkualitas dan Berakhlakul karimah.
"Komitmen kita dalam rangka mewujudkan Lebak menuju
kota layak anak tidak hanya sebatas memenuhi Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014
dan Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang perlindungan perempuan dan anak korban
kekerasan di Kabupaten Lebak, akan tetapi yang sangat mendasar adalah wujud
pertanggung jawaban kita untuk memastikan bahwa anak wajib mendapatkan jaminan
perlindungan, jaminan kasih sayang, bahkan harus terhindar dari berbagai tindak
kekerasan, perlakuan deskriminasi, termasuk tindak pidana perdagangan orang
(Human Trafiking)," ungkap Bupati.
Lebih lanjut Bupati Lebak mengatakan Salah satu perhatian
kita adalah perhatian kepada ibu hamil, yang harus dijaga, dicukupkan gizinya,
permeriksaan secara rutin dan harus dipastikan bersalinnya oleh pihak medis
seperti dokter atau bidan terlatih dan anak harus mendapatkan ASI eklusif
selama 2 tahun
"Saya perintahkan kepada seluruh Organisasi Perangkat
Daerah, termasuk Tim Pokja Layak anak Kabupaten Lebak untuk melaksanakan sesuai
tupoksinya terhadap kebutuhan hak anak, termasuk anak yang berkebutuhan khusus,"
tegas Bupati.
Bupati Lebak juga berpesan kepada seluruh orang tua di
kabupaten Lebak kiranya harus melindungi, mengasuh dan memelihara, mengajarkan
pendidikan karakter dan penanaman nilai budi pekerti luhur sehingga anak dapat
tumbuh dan berkembang secara optimal dan hindari perkawinan pada usia dini
anak.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) H. Tajudin Yamin
mengatakan tujuan peringatan Hari Anak Nasional adalah memperkokoh komitmen
terhadap upaya menghormati hak anak, menjamin dan melindungi anak dari berbagai
tindak kekerasan, meningkatkan perhatian dan menciptakan ruang dan gerak kasih
sayang.
"Jumlah anak di Kabupaten Lebak sebanyak 390.121 jiwa
baik yang telah lahir dan yang masih didalam kandungan dan seluruhnya mengharap
kasih sayang, doa bahkan perlindungan dari orang tua dan kita semua terutama
sesuai arahan dan kebijakan Bupati Lebak untuk menyediakan 5 zona aman bagi
aman yaitu, sekolah ramah anak, RS dan Puskesmas ramah anak, perusahaan peduli
anak, ruang terbuka hijau, taman bermain ramah anak dan terakhir angkot ramah anak,"
kata H. Tajudin
