NEWS

Pilkada Serentak 2018, Betulkah Zaki Aman di Kabupaten Tangerang?

Bantenekspose.com - Perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2018 segera akan bergulir, di Banten ada 4 (empat) daerah dari 8 kota/kabupaten yang akan menggelar hajatan lima tahunan ini. Antaranya, Kota Serang, Kota Tangerang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Tangerang.

Pencoblosan pilkada serentak akan dilaksanakan pada Rabu (27/06/2018) mendatang. Untuk pendaftaran calon perseorangan akan dimulai pada Desember 2017-Januari 2018, sedangkan untuk calon dari partai politik akan mulai mendaftar pada Januari-Februari 2018.

Riuh di masing-masing daerah ini mulai terasa, sebut saja Kota Tangerang yang kini dinahkodai Arief Wismansyah dan Sachrudin diprediksi ketat. Plus bakal calon-calon lainnya, mereka telah mendaftar di beberapa partai politik yang membuka penjaringan untuk calon Walikota dan Wakil Walikota.

Sementara di Kabupaten Tangerang, publik menilai pertarunganya tidak akan berjalan sengit alias adem ayem. Pasalnya, sang incumbent saat ini, Ahmed Zaki Iskandar digadang-gadang sebagai calon terkuat, bahkan lagi-lagi khalayak mengatakan tidak bakal ada tokoh yang mampu melawan Zaki Iskandar, soal populeritas dan elektabilitasnya tak tertandingi.

Bagaimana di Ibukota tanah jawara, Kota Serang?. Prediksi pertarungan akan sengit dan ketat. Salahsatunya para pengamat menilai karena Kota Serang tidak diikuti incumbent, ini praktis dipastikan akan berjalan seru dinamis dan cair.

Bagi para kandidat atau bakal calon (balon) Walikota/Wakil Walikota mempunyai peluang yang sama besar untuk bersaing memperebutkan kursi panas itu. Dari pengematan, Pilkada Kota Serang saat ini dihuni oleh tokoh-tokoh/kandidat potensional, seperti Ranta Soeharta (Sekda Banten), Yhannu Setiyawan (Komisioner KIP), Vera Nurelela Jaman (istri Walikota saat ini), Subadri Usuludin (Ketua DPRD Kota Serang), Syafrudin (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kota Serang), Nazib Hamas (Anggota DPRD asal PKS) dan kandidat-kandidat lainnya.

Jalan-jalan strategis di Kota Serang pun kini banyak bertebaran spanduk dan banner bakal-bakal calon, bahkan baleho raksasa milik Vera Nurlela terlihat lebih menonjol terpampang disudut-sudut kota, wajahnya yang anggun kenakan hijab seakan menyihir warga Kota Serang, sementara balon lainnya banyak nempel dipohon-pohon. Vera juga lebih diuntungkan karena isteri dari incumbent, Haerul Jaman.

Berbeda dengan Kota Tangerang, diprediksi belum ada calon dan tokoh kuat (diluar incumbent), sebut saja baru Kepala Bappeda Provinsi Banten Hudaya Latuconsinna, dinilai sebagai kandidat yang perlu diperhitungkan. Sementara incumbent Arief Wismansyah dan Sachrudin disinyalir bisa saja “bercerai muda” namun kesempatan untuk kembali bersanding masih terbuka lebar. Bagaimana dengan kandidat-kandidat lainnya?, rebutlah hati keduanya selain punya modal finansial, tak sebatas populeritas semata tentunya.

Hal lain elektabilitas Arief Wismansyah sendiri sebagai calon kuat sudah pasti menjadi rebutan partai-partai politik. Pasalnya juga, hampir dipastikan tidak ada kader-kader partai politik di Kota Tangerang yang menonjol, untuk melawan incumbent rasanya sangat sulit, tiada lain hanya menyodorkan kadernya sebagai T2 (Wakil).
Meski Arief Wismansyah diatas angin, namun dengan kondisi seperti itu, ia bisa saja galau untuk mencari dan menentukan pendampingnya bila benar nanti ‘bercerai’ dengan Sachrudin. Karena banyaknya partai politik yang menyodorkan kadernya untuk dipinang.

Dan, publik dari Kabupaten Tangerang menilai, Zaki Iskandar disinyalir kuat melenggang aman tidak banyak rintangan menghadang, pun dengan Kabupaten Lebak yang sangat besar gaung sang incumbent, Iti Octavia Jayabaya. Rasanya tak perlu banyak komentar dan prediksi, so.... siap-siaplah partai politik beramai-ramai melakukan komunikasi politik, kencangkan tali silaturahmi politik kepada incumbent. (dam/sg)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar