Proyek Jalan Desa Diduga Dikerjakan Asal Jadi
0 menit baca
Bantenekspose.com
- Proyek pembangunan jalan dengan lapen
di Kampung Rajab Sabrang, Desa Pasir Kembang, Kecamatan Maja, disoal. Sebab,
proyek bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2017 senilai Rp 126.427.000 dengan
volume 2 x 720 meter tersebut diduga dikerjakan asal-asalan dengan menggunakan
material tidak sesuai spesifikasi.
“Pekerjaan
proyek jalan Lapen di Kampung Rajab Sabrang, Desa Pasir Kembang saya lihat
asal-asalan. Salah satunya, penggunaan batu yang kualitasnya kurang baik,
bahkan badan jalan yang seharusnya di keruk terlebih dahulu oleh pelaksana
malah hanya ditimpah dengan batu tersebut,” kata salah seorang aktivis di
Lebak, Didi.
Menurut
dia, dengan penggunaan kualitas batu serta pemasangannya yang dilakukan seperti
itu, maka dikawatirkan usia pembangunan jalan tidak akan berlangsung lama.
Jangankan dilalui kendaraan, tergerus air saja, pola pemasangan dan kualitas
batu seperti itu dipastikan jalan akan mudah hancur.
“Usia
jalan nggak bakalan lama kalau pengerjaannya seperti itu. Saya arap tim
pengawas turun kelapangan mengecek pengerjaan jalan tersebut, karena patut
diduga material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi,” ujarnya.
Sementara,
ketika dikonfirmasi Kepala desa (Kades) Pasir Kembang, Akhmad membantah jika
pembangunan jalan tersebut dikerjakan asal-asalan. Menurutnya, batu yang
digunakan sudah sesuai dan belum dilakukannya pengerukan badan jalan lama
dikarenakan pengerjaan baru dikerjakan.
“Baru
dikerjakan, itu kan juga baru dikerjakan nanti oleh pelaksana juga nanti
dikeruk dulu badan jalannya,” katanya.(Jaf /Har).
