NEWS

Truk Pengangkut Galian Tanah Merah Dikeluhkan Warga

Truk pengangkut tanah merah yang dikeluhkana warga
Bantenekspose.com  – Beroperasinya truk yang mengangkut galian tanah merah, dikeluhkan warga yang berada di Kampung Jalupang, Desa Padasuka Kecamatan Warunggunung Kab. Lebak.

Pasalnya, Jalan Raya Warunggunung – Petir, kerap dipenuhi tanah merah dari truk pengangkut hasil galian tanah merah dan berceceran diruas jalan tersebut. Saat hujan tiba jalanpun menjadi licin, serta menimbulkan rawan kecelakaan.

Salah seorang warga  Kecamatan Warunggunung yang tidak mau disebutkan namanya mengaku terganggu dengan banyaknya tanah berserakan di jalan raya.

"Saya nyaris jatuh akibat tanah merah yang terbawa ban truk galian dan mencemari jalan. Saya setiap hari lewat sini. Kalau hujan jalannya licin. Saya heran kenapa Pemerintah Kecamatan Warunggunung, Desa Padasuka dan Satpol PP diam saja. Padahal, ini berbahaya,” katanya kepada wartawan,  Senin (12/6).

Dilain tempat Mamud, warga setempat mengaku, tak habis pikir kenapa galian tersebut dibiarkan merusak lingkungan dan mencemari jalan dibiarkan saja tanpa adanya teguran dari pihak terkait.

“Jika terus dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan akan ada bermunculan galian serupa yang pada akhirnya bisa menimbulkan rawan kecelakaan dan menelan korban,” katanya.

Mamud berharap, pemerintah segera menghentikan galian tanah merah itu agar tidak menimbulkan rawan kecelakaan yang dapat menelan korban.

“Ini tugasnya Satpol PP kab. Lebak untuk menutup atau menghentikan sebelum adanya ijin dan mencemari lingkungan, yang membuat pengendara motor merasa tidak aman, akan tapi kenapa kok dibiarkan begitu saja," katanya.

Sementara itu, salah seorang pekerja galian tanah merah yang enggan menyebutkan namanya, mengaku, tidak tahu menahu mengenai dampak lingkungannya yang ditimbulkan, berikut izinnya kegiatan.

“Saya tidak tahu sudah berizin atau belum terkait pekerjaan galian tanah merah tersebut, Saya hanya pekerja disini," kata pria setengah baya itu.

Pria itu mengaku galian tanah yang tak jauh dari Kantor Desa Padasuka Kecamatan Warunggunung Kab. Lebak sudah satu bulan beroperasi. 

“Sudah kurang lebih sebulanlah berjalan,“katanya.


 Hingga berita ini diterbitkan pihak pengelola galian tanah belum bisa konfirmasi. (As/Nof)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar