Soal SAKIP, Kemenpan RB Dampingi Pemkab Lebak
0 menit baca
Bantenekspose.com -
Pemerintahan Kabupaten Lebak terus berupaya mendapatkan pendampingan yang
serius, dari tim Kementerian pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,
untuk meluruskan pandangan dan pemahaman tentang sasaran indikator dan
perjanjian kinerja yang masih berorientasi pada output menjadi outcomes.
Hal itu disampaikan
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, saat mengikuti acara pra evaluasi Sistem
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bersama asisten Deputi
Koordinasi Pelaksanaan pelaksanaan kebijakan dan evaluasi reformasi birokrasi,
akuntabilitas aparatur dan pengawasan Ronald Andrea Annas di Aula multatuli
sekretariat Daerah, Jumat (2/6/17).
"Pra evaluasi
SAKIP ini wajib diikuti oleh seluruh kepala dan jajaran perangkat daerah, untuk
berkomitmen terus meningkatkan akuntabilitas kinerja guna terwujudnya good
goverment dan clean governance," kata bupati lebak
Iti Octavia juga terus
menerus menyerukan kepada organisasi perangkat daerah (OPD), untuk meningkatkan
kualitas pelayanan publik dan berkomitmen menunjang visi misi bupati dan wakil
bupati, dimana terdapat keselarasan antara program perangkat daerah.
Sementara itu, Ronald
Andrea mengatakan nilai evaluasi SAKIP bukan suatu kompetisi tapi sebagai
bentuk motivasi dalam menghindari pemborosan anggaran, meningkatkan pelayanan
publik dan fokus terhadap kinerjanya.
"Tidak cukup
hanya kerja saja, tapi harus berkinerja". kata Asdep Ronald Andrea (jaf/har)
