Musda KNPI versi Tanto Diduga Didanai Dispora Banten
0 menit baca
Bantenekspose.com
- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, diduga telah membiayai
Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Banten versi Tanto W Arban, menggunakan anggaran
silaturahmi pemuda (Silatda) se Banten di salah satu hotel Tangerang,
Hal
tersebut ramai terlihat juga dalam status facebook ibnu Lkp Jandi yang menduga
Musyawarah Daerah VI DPD KNPI kubuTanto Warsono Arban didanai oleh Dinas Pemuda
dan Olahraga Pemprov Banten.
Selentingan
akan dilaksanakannya Musda VI KNPI Tanto di salah satu hotel di Kota Tangerang
pada tanggal 22-24 bulan ini, ternyata benar adanya. Musda ini digelar
bersamaan dengan kegiatan rutin Dispora yaitu Silaturahmi Pemuda se-Banten.
Pesertanya sebagian besar adalah organisasi pemuda yang selama ini terhimpun di
KNPI.
Kepala
Dispora Deden Apriandhi membenarkan bahwa instansinya tengah melaksanakan
kegiatan silaturahmi pemuda dengan peserta OKP se-Banten. Sebagai Kadispora,
Deden juga hadir untuk membuka acara.
“Ya,
Rifai Darus juga hadir, tapi Tanto tidak hadir,” jelas Deden,melalui seluler
kepada salah satu awak media.
Namun
menurut Deden M. Fatih, Sekjen DPD KNPI Banten kubu Ali Hanafiah, Rifai
Darus batal membuka acara musda karena Tanto tidak hadir. Rifai Darus
dikabarkan balik kanan, alias meninggalkan acara. “Sekjennya juga, Ono, saya
dapat kabar tengah meluncur menuju tempat acara,” ujar Deden M. Fatih dalam
komunikasi internal.
Bahkan
seseorang yang melakukan komunikasi dengan Nok Ida, anggota KNPI Ali Hanafiah,
menyatakan bahwa musda KNPI Tanto dibatalkan karena peserta yang awalnya datang
atas undangan silaturahmi pemuda, menolak acara musda KNPI karena mereka
berpendapat KNPI Ali Hanafiah adalah DPD KNPI Provins Banten yang sah saat ini.
Ketua
Majelis Pemuda Indonesia DPD KNPI Banten Khoirul Umam mengancam akan memecat
dari keanggotaan KNPI Ali Hanafiah siapa saja yang membelot ke kubu Tanto.
Karena Ali, kata Umam, adalah ketua DPD KNPI yang sah secara hukum karena pada
saat musda digelar digelar di Hotel Grand Krkatau Pakupatan pada tahun 2016,
Rifai Darus telah dipecat sebagai sekretaris jenderal DPP KNPI. Musda juga
dilakukan di seluruh daerah se-Indonesia bagi kepengurusan KNPI yang tidak
setia kepada Ketua Umum DPP KNPI Fahd El Fouz A Rafiq.
“Silakan
saja membelot dari kami, pasti akan akan pecat dari KNPI. Dan bagi DPD
kabupaten dan kota yang membelot, setelah kami pecat berjamaah kemudian segera
akan kami bentuk caretaker untuk persiapan musda. Gampang kan? Karena aturannya
jelas. Kami memegang teguh aturan organisasi,” tegasnya. (red)
