Wacana Musda, Ali Nyatakan Tidak Ada Musda Bersama
0 menit baca
![]() |
| DPD KNPI Banten, yang diketuai M Ali Hanafiah saat memberikan penjelasan kepada Ketua DPRD Banten, beberapa waktu lalu, berkait dengan dinamika di tubuh organisasai KNPI (Foto: Dok Humas DPRD Banten) |
Bantenekspose.com – Wacana
musyawarah daerah (Musda) bersama Pemuda KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia)
Provinsi Banten pimpinan Ali Hanafiah dan kubu KNPI Banten pimpinan Tanto
Warsono Arban (TWA), terus bergulir. Bahkan belakangan, dikabarkan KNPI Banten
pimpinan TWA akan melaksanakan Musda setelah pelatikan Wahidin – Andika, yang
terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Banten di Pilgub 2017.
Menurut Khoirul Umam,
wacana tersebut (musda bersama, red) hanya sebuah keinginan segelintir elit yang
mengatasnamakan pemuda KNPI Banten. KNPI Banten pimpinan Ali Hanafiah sesuatu
yang berbeda dengan KNPI pimpinan Tanto Warsono Arban. Karena dua pimpinan yg
berbeda mustahil bisa disatukan, kepengurusan Ali masih sampai 2019.
“Tidak ada itu Musda
bersama, yang selama ini ramai jadi perbincangan. Itu hanya sebuah keinginan
saja segelintir elit saja. KNPI Banten pimpinan Ali Hanafiah, kepengurusannya
hingga 2019. Sementara KNPI Pimpinan Tanto Warsono Arban sudah habis
kepengurusan Desember 2016 kemarin. Jadi kepengurusan mereka sudah tidak ada, dan
sejak awal kami menganggap tidak ada dualisme.
Sesuai SK Kemenkumham terbarulah yang mestinya sah secara hukum,” kata Umam,
yang juga sebagai Ketua Majelis Pemuda DPD KNPI Banten pimpinan Ali Hanafiah.
Sementara itu, Ketua
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banten M. Ali Hanafiah mengklarifikasi
dan menegaskan, tidak ada musda bersama
di KNPI Banten. “Kami klarifikasi dan pertegas disini bahwa, tidak ada musda
bersama di KNPI Banten, karena masa bakti kepengurusan kami hingga 2019 nanti. Kami dibawah kepemimpinan Fahd Arafik, tetap
solid menjalankan amanah musda sampai dengan 2019,” kata Ali.
Kalaupun ada isu musda,
sambung Ali, itu silahkan saja. Dan perlu dicatat itu dibawah kepemimpinan Rifai
Darus, yang sudah demisioner masa baktinya. “Kami tetap fokus pada program
kerja. Kepada segenap pengurus, dan OKP yang tergabung dalam DPP KNPI pimpinan
Ketua Umum Fahd A Rafiq, jangan terprovokasi oleh issue MUSDA KNPI Banten. Toh itu kubunya Tanto yang memang sudah habis
masa baktinya,” tegas Ali hanafiah. (suf)
