Peristiwa Bersejarah di Bulan Rajab
0 menit baca
Bantenekspose.com - Bulan Rajab menyimpan peristiwa sejarah yang
penting bagi umat Islam. Secara khusus, terdapat empat peristiwa penting dalam
sejarah Islam yang termasuk dalam kategori mengubah jalannya sejarah.
1. Pada bulan Rajab tahun
10 kenabian (620 M) terjadinya peristiwa Isra Mi'raj. Peristiwa ini
diperingati sebagai hari besar umat Islam karena merupakan momentum ketika
Rasulullah SAW berangkat ke sidratul muntaha untuk menerima perintah shalat
lima waktu.
2.Bulan Rajab juga merupakan bulan kemenangan militer Rasulullah (saw) dalam pertempuran Tabuk, yang
terjadi pada 9 H, dan menandai selesainya otoritas Islam atas seluruh
Semenanjung Arab.
Meskipun menempuh perjalanan yang berat dari Madinah menuju
Syam, 30.000 pasukan Muslim tetap melaluinya. Tentara Romawi yang telah
berada di Tabuk siap untuk menyerang umat Islam. Tetapi ketika mereka mendengar
jumlah dan kekuatan tentara Muslim yang dipimpin oleh Rasulullah mereka
terkejut dan bergegas kembali ke Syam untuk menyelamatkan benteng-benteng
mereka.
Hal ini menyebabkan penaklukan Tabuk menjadi sangat mudah dan
dilakukan tanpa perlawanan. Rasulullah SAW menetap di tempat ini selama
sebulan. Beliau mengirimkan surat kepada para pemimpin dan gubernur di bawah
kendali Romawi untuk membuat perdamaian. Pemimpin daerah Romawi menyetujuinya
dan membayar Jizyah.
3. Peristiwa lainnya yaitu terjadinya
perang pembebasan Yerussalem dari cengkaraman tentara Salib Eropa yang telah
memerintah selama hampir satu abad. Peristiwa ini terjadi pada bulan Rajab
tahun 1187 M yang dipimpin oleh Salahuddin al Ayyubi. Penaklukan ini
bukan hanya karena pentingnya asasi Yerusalem dalam Islam, tetapi juga karena
peran tentara salib dalam upaya untuk menaklukkan negeri-negeri Muslim.
4. Berabad-abad kemudian, tepatnya pada 1924 M, bulan Rajab
kembali menuliskan sejarah bagi umat Islam. Namun kali ini, tidak seperti
peristiwa sebelumnya. Sejarah yang terjadi Pada 28 Rajab ini merupakan
runtuhnya khalifah ottoman di Turki yang dihapus oleh Mustafa Kemal Pasha.
Khalifah ottoman merupakan khalifah terkahir umat Islam. Sejak saat itu,
Mustafa Kemal mengubah Turki menjadi negara sekuler.
(sumber: khazanah)
