Cecep Sumarno, Untuk Lebak Yang Lebih Baik
0 menit baca
![]() |
| Cecep Sumarno, siap maju di Pilbup Lebak 2018 |
Bantenekspose.com - Perhelatan jelang pemilihan kepala
daerah kabupaten lebak yang akan berlangsung 2018 mendatang mulai memanas
bahkan salah satu calon bupati melalui jalur persorangan atau independen sudah
bermunculan, salah satunya yaitu Cecep Sumarno salah pengusaha di bidang
pertanian, pertenakan, dan IT (Ilmu Teknologi).
Tim pemenangan Cecep Sumarno, Eko Nugraha mengatakan,
pihaknya tidak gentar menghadapi calon yang akan diusung melalui partai politik
(Parpol).
"Kita tidak akan gentar menghadapi calon dari parpol,
Cecep Sumarno merupaakn lulusan Akabri pada tahun 1992, dan mengajukan pensiun
dini pada tahun 2007 dengan pangkat terakhir Mayor, dan terjun ke dunia usaha
hingga menjadi sukses sampai sekarang,'' kata Eko kepada wartawan, belum lama
ini.
Dengan latar belakang kemiliterannya, Eko yakin dalam
kepemimpinannya tidak perlu diragukan kembali, dan akan membawa Lebak menjadi
lebih baik.
"Kami yakin bisa menarik 6,5 persen jumlah Daftar
Pemilih Tetap (DPT) untuk memenuhi persyaratan yang telah di tetapkan,"
jelasnya.
Di lain pihak, Hj. Elsa Muhendra yang pernah menjabat
sebagai anggota DPRD Kab. Lebak mendukung atas pencalonan Cecep Sumarno dalam
pilkada Lebak mendatang, pihaknya merasa yakin akan di dukung oleh masyarakat
Lebak dan membawa Lebak menjadi lebih baik.
"Kita ingin ada perubahan dan Lebak tidak lagi
menjadi kabupaten yang tertinggal," katanya.
Selain itu, Imam Wibowo salah satu tim pemenangan mengungkap
dirinya mendukung dikarenakan ingin ada perubahan untuk Lebak dan tidak lagi di
sebut sebagai kabupaten tertinggal.
"Saya sepenuhnya mendung beliau untuk maju dalam
perhelatan pilkada Lebak mendatang, dengan Latar belakang kemiliteran nya, yang
tegas, wibawa dan jujur," tegasnya.
Terpisah, Komisioner KPU Lebak Apipi Albantani mengatakan
sah- sah saja bila ada warga Lebak yang ingin mencalonkan diri sebagai calon
bupati melalui jalur independen, asalkan persyaratan yang telah di tentukan
terpenuhi.
"Syarat untuk calon independen mengumpul dukungan 6,5
persen dari DPT dan minimal 50 persen dari setiap Kecamatan, dan DPT pada
pilkada Banten yang lalu sebanyak 936, 428 orang," katanya. (BAR)
