Soal Penanganan Bencana, Pemprov Banten Masih Gagap
0 menit baca
![]() |
| E Sudrajat, pegiat relawan Pemuda KNPI Siaga Bencana |
Bantenekspose.com – Provinsi Banten di wilayah Utara dan Selatan,
sebetulnya tidak lepas dari ancaman bencana alam. Namun tanggap darurat bencana
yang dilakukan pemerintah masih kurang, untuk tidak mengatakan mati suri.
Demikian dikemukakan pegiat Pemuda KNPI Siaga Bencana, Enjat Sudrajat
saat membuka obrolan dengan awak media.
Menurut Enjat, Pemerintah Provinsi Banten maupun Kabupaten/Kota yang
ada di Banten, secara besaran anggaran cukup tersedia untuk menangani secara
cepat ketika bencana terjadi. Namun, prakteknya mereka terjebak dalam ‘birokrasi’
yang tidak jelas. Pasukan Birokrat yang menanangani bencana, tidak sedikit yang
gagap ketika di lapangan. Di lokasi banjir misalnya, pegang dayung saja salah.
“Dari pengalaman kami di lapangan, dalam membantu korban bencana pasuka
birokrat seperti gagap. Padahal mereka dibekali dengan segalanya. Sementara kami
tim relawan, dengan seadanya terus bergerak demi kemanusiaan,” ujar Enjat, yang
akrab dipanggil jeje.
Sebab itu, kata Enjat, komponen pemuda yang peduli dengan persoalan
kemanusiaan terutama ketika bencana terjadi, diharapkan menyamakan visi dan
persepsi dalam penanganan kebencanaan.
Selama ini, lanjut Enjat, komponen relawan pemuda siaga bencana KNPI
tinggal maksimalisasi saja. Tentu saja harus didukung semua komponen, sehingga
pemuda KNPI tidak melulu mengurusi persoalan politik tapi juga peduli dengan
persoalan kebencanaan.
